SuaraJatim.id - Sidak Komisi A DPRD Kota Surabaya ke gudang diduga tidak berizin di daerah Kali Kedinding menuai kecaman Aliansi Masyarakat Surabaya (AMS). AMS menyerukan agar tidak ada aksi tebang pilih dalam penertiban menertibkan izin gudang yang tidak sesuai peruntukannya.
Ketua AMS, Zainal mengapresiasi kegiatan Komisi A DPRD Kota Surabata yang melakukan sidak ke gudang milik Handoyo Purnomo di Kedinding Jaya II, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjerang, Kamis (22/4/2021).
Namun, menurutnya, harus dipahami bahwa masih banyak gudang yang izinnya tidak sesuai peruntukan.
"Kalau bicara soal peruntukan, di Tanjungsari itu banyak gudang yang jadi pasar," katanya, Jumat (24/4/2021).
Masih kata Zainal, dewan seharusnya juga menertibkan gudang-gudang yang beralih fungsi menjadi pasar. Karena, ada potensi pendapatan dari sektor retribusi yang hilang, karena izin yang keluar tidak sesuai peruntukannya.
Terlebih, hal itu tidak terjadi di satu tempat saja. Ada beberapa tempat yang diduga izinnya tidak seusai peruntukan.
Karenanya, Zainal meminta agar dewan berlaku adil dalam membantu pemerintah menegakkan aturan terkait perizinan. Dalam hal ini, perizinan terkait gudang beserta peruntukannya.
"Saya setuju. Kalau memang salah harus ditindak. Asal tidak tebang pilih," sambung dia.
Zainal menekankan, agar pemberian atau penolakan izin bukan dikarenakan ada kepentingan-kepentingan untuk pribadi maupun golongan.
Baca Juga: Saat Dibunuh Suami, Putri Ima Camelia Sedang Hamil Tua
"Jangan sampai ada kepentingan-kepentingan tertentu yang menjadi landasan dalam menertibkan gudang yang izinnya tidak sesuai peruntukan. Semangatnya adalah membantu pemerintah dalam mendapatkan pendapatan dari sektor perizinan, dalam hal ini izin mendirikan bangunan (IMB) gudang," ujarnya.
"Kalau pasar ya izinnya pasar. Kalau gudang, ya aktivitasnya gudang. Jangan dibolak balik. Bisa kacau ini pelayanan perizinan kita," imbuh Zainal.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Lampu Mati Berujung Kobaran Api: Bus Mewah Double Decker Gunung Harta Hangus di Tol Madiun
-
Gubernur Khofifah Beri Kado Kemerdekaan HUT ke-81 RI: Bebaskan Pajak Daerah, Ringankan Beban Warga
-
Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
-
Setelah 40 Hari, Mengapa Makam Pegawai Kejari Mojokerto Tiba-tiba Dibongkar?
-
Jemaah Pengajian Ditemukan Tewas di Lereng Asta Sumbersuko Situbondo