SuaraJatim.id - Beredar rekaman CCTV dua kali aksi maling tas di dalam Masjid Al Mujib di Desa Gayam Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri Jawa Timur ( Jatim ).
Dua kasus pencurian tas ini terjadi di masjid yang sama. Dan pelaku memiliki ciri-ciri sama pula. Kedua potongan rekaman CCTV itu kemudian disejajarkan dan pelakunya memang nampak mirip.
Rekaman aksi maling pertama terjadi sekitar 6 bulan lalu atau tepatnya pada tanggal (17/10/2020) di Masjid Al Mujib. Kemudian untuk peristiwa kedua terjadi pada hari Sabtu tanggal (15/5/2021) sekitar pukul 12.50 – 13.15 WIB.
Untuk barang yang dicuri berupa sebuah tas milik salah seorang jamaah yang identitasnya bernama Ira Yulia Sinta Dewi warga Desa Semen Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri.
Awalnya, rombongan Ira Yulia Sinta Dewi bersama sekeluarga sedang melakukan ibadah solat dhuhur berjamaah di Masjid Al Mujib.
Sekitar pukul 12.50 WIB korban melakukan solat di samping sisi kanan serambi masjid bersama rombongannya. Korban diketahui saat itu sedang menaruh tas di samping sebelah kanannya.
Baru ketika rakaat ketiga dan waktu sujud, secara tiba-tiba muncul seseorang laki – laki yang tanpa dikenal masuk ke ruangan dalam masjid dan mengambil tas korban.
Aksi pelaku sempat diketahui oleh anak korban yang sedang tidak solat dan menunggu di belakang dekat jamaah solat.
Bahkan anak korban sempat meneriaki pelaku yang mengambil tas korban. Seketika itu korban dan jamaah lainnya berhamburan mengejar pelaku yang terlanjut panik kabur, aksinya diketahui.
Baca Juga: Bandel! Camat di Kediri Minta-minta THR Disanksi Penurunan Jabatan
Namun pelaku berhasil kabur dengan membawa tas korban. Muis Nur Hadi salah seorang takmir Masjid Al Mujib mengatakan bahwa pelaku sempat panik dan meninggalkan sandalnya di Masjid.
"Saat diteriaki maling jambret pelaku langsung kabur," ucapnya, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Selasa (18/5/2021).
Menurut Muis bahwa pelaku diduga sudah melakukan aksinya kurang lebih 2 kali, atau sekitar enam bulan yang lalu. Akan tetapi pelaku membawa sepeda motornya berbeda dengan yang pertama.
"Korban juga sudah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian," kata Muis.
Sementara itu pihak kepolisian dari Polsek Gurah menyampaikan bahwa sudah menerima adanya laporan pencurian. Kapolsek Gurah AKP Purnomo pihaknya sudah menerima adanya laporan kejadian tersebut.
Perkara tersebut bahkan sudah dilimpahkan ke Satreskrim Polres Kediri. "Untuk perkara tersebut ditangani Satreskrim Polres Kediri, untuk bukti rekaman CCTV," ujar AKP Purnomo.
Berita Terkait
-
Bandel! Camat di Kediri Minta-minta THR Disanksi Penurunan Jabatan
-
Mercon Makan Korban di Kediri, Seorang Pria Terpotong Jadi Tiga
-
Petaka Ledakan Petasan Malam Takbir di Kediri, Polisi Tetapkan 1 Tersangka
-
Petasan Meledak, Warga Kediri Tewas Tubuhnya Terbelah Menjadi Dua
-
Warga Kediri Tewas Akibat Ledakan Petasan, Tubuhnya Hancur Tiga Bagian
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Dolar Tembus Rp18 Ribu: Harga Besi Mendidih, Pengusaha Konstruksi di Lamongan Mulai Putar Otak
-
Nyawa Gadis 19 Tahun di Ujung Tanduk, Skandal Aborsi Melibatkan 3 Nakes Guncang Bojonegoro
-
Terdesak Ekonomi, Nakes di Probolinggo Karang Cerita Begal Demi Tutupi Jual Motor Ayah
-
Skandal Pasien Hantu di Jember: Kejari Sita HP Para Direktur RS, Bongkar Mafia Klaim JKN
-
Jembatan Gondang Ditutup: Rute Bus Tulungagung-Trenggalek Lebih Jauh, Harga Tiket Naik?