SuaraJatim.id - Baru-baru ini kembali viral sebuah mobil menghalangi ambulance di Mojokerto. Mobilio berwarna hitam itu tidak mau memberi jalan saat ambulance melintas dengan sirine meraung di belakangnya.
Bahkan terlihat minibus tersebut sengaja melaju dengan kecepatan tinggi, dan terkesan menghalang-halangi mobil ambulance yang ingin melintas. Video ini beredar di grup-grup WhatsApp dan media sosial warga Mojokerto.
Salah pengunggah video ini akun Instagram @dashcamindonesia. Perekam video berada di mobil di depan Mobilio tersebut. Dalam video, si perekam nampak memberi caption videonya seperti ini:
"Dari sini saya mendengar sirine dan melihat rotator merah di spion, Saya langsung sein kiri dan ambil jalur kiri, Ternyata ambulance, Dan silakan lihat respon dari Mobilio "W 1002R L". Mau didahului oleh ambulance, Mobilio tersebut malah ikutan kenceng dan makin ke kiri," tulis pembuat video.
Bahkan, diakhir video yang berdurasi 41 detik tersebut disertai dengan gambar berwarna kuning bertuliskan "Kawan, mari segera beri jalan jika sirine PMK dan ambulance mulai terdengar. APA SULITNYA MENEPI," dan lambang sirine disematkan.
Postingan di Instagram ini membetot warganet dan sudah ditonton sebanyak 18 ribu kali. Respons warganet di kolom komentar pun beragam kepada pemilik Mobilio tersebut.
"Kupingnya budeg itu kesumpel sama cicilan," tulis akun @riferdyaf
"Saya rasa dia grogi plus pengguna mobil yg baru upgrade dari motor. Di awal dia mau nepi ke kanan biar ambulance ke kiri. Eh di akhir dia baru ingat . Nepi itu ke kiri . Jd serba salah Mari husnudzon ," akun @gilang_ramadhan_
"Yang salah itu polisi, karena meluluskan permintaan SIM dengan cara menembak dan tidak ada evaluasi lagi setelah itu. Hampir tidak pernah ada pencabutan SIM walaupun terbukti melanggar lalulintas berkali-kali," tulis akun @riusxave.
Baca Juga: Polisi Meringkus Geng Motor Mojokerto Diduga Pelaku Pengeroyokan
"Sopir ambulans juga ragu" mau nyalip," tulis akun Instagram @yuli.anto42.
"Mungkin pengemudinya bingung, masih deg degan bawa mobil dijalan. Apalagi denger suara sirine," akun @reffirh menulis komentar agak bijak.
Terpisah, Seksi Pelayanan & PB PMI Kabupaten Mojokerto Didik Sudarsono menjelaskan, kendaraan yang memiliki rotate berwarna merah memang wajib didahulukan atau diberi jalan sekalipun Presiden RI melintas.
Hanya dua kendaraan yang boleh memiliki rotate merah atau lampu berwarna merah yang menyala-nyala di Indonesia. Yakni ambulance dan kendaraan Pemadam Kebakaran (PMK).
"Kami (ambulance) dan PMK yang boleh memiliki rotate lampu merah prioritas utama. Selain itu tidak boleh, ketika ada siapapun baik pejabat atau Presiden melintas kalau rotate merah juga melintas harus menepi. Apalagi sampai sirine dibunyikan," ungkapnya.
Ia menambahkan, seharusnya suara sirine tak boleh digunakan terus menerus saat melintas. Hanya digunakan pada saat mendahului kendaraan lain saja.
Berita Terkait
-
Polisi Meringkus Geng Motor Mojokerto Diduga Pelaku Pengeroyokan
-
Polisi Mojokerto Hadang Pikap Takbir Keliling Modus Bagikan Zakat
-
Niat Mau Beli Pisang, Wahid Babak Belur Dimassa karena Kepergok Curi Padi
-
Viral Wisata Kolam Renang Sedalam 3.000 Meter, Warganet: Tembus Inti Bumi!
-
Ambulance Goes to Mall, Edukasi untuk Kurangi Korban Tak Terselamatkan
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Gubernur Khofifah Terima Audiensi PT Wiraraja Madura Internasional dan Delegasi Investor Kawasan
-
Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji
-
Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan
-
Mimpi Ekspor ke Swedia Pupus, Gudang Kerajinan Jati di Ngawi Terbakar Hebat
-
Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Dukung Kafilah Jatim untuk Berikan Hasil Gemilang