SuaraJatim.id - Entah masalah apa yang dialami seorang pemuda di Blitar bernama Hafiz Jefri Fajar Hidayat (22) ini. Ia mencoba bunuh diri dengan cara menancapkan pisau dapur ke perutnya.
Hafiz warga warga Jalan Kaligunting Nomor 36 RT 03 RW 03 Kelurahan Tanjungsari Kecamatan Sukorejo Kota Blitar. Beruntung percobaan bunuh diri itu tepergok kawannya. Hafiz tidak jadi mati, namun mengalami luka serius.
Pemuda ini melakukan percobaan bunuh diri di rumah kawannya di di Jalan Kali Progo Tanjungsari, Rabu (19/05/2021). Hal ini dibenarkan Kapolsek Sukorejo Kompol Slamet Pujiono.
Kompol Slamet Pujiono mengatakan korban mengalami luka serius di bagian perut. Namun usahanya gagal karena diketahui oleh temannya dan dilarikan ke rumah sakit.
"Awalnya korban mendatangi rumah temannya pada hari Selasa malam. Waktu itu korban sempat mengutarakan jika dirinya ingin pergi ke Kalimantan. Lalu keesokan harinya saat keadaan rumah sepi, korban menancapkan pisau ke perut kemudian diketahui oleh temannya," ujarnya, seperti dikutip dari suaraindonesia.co.id, jejaring media suara.com.
Dijelaskannya, berdasarkan hasil olah TKP yang dilakukan petugas kepolisian, motif korban hingga nekad bunuh diri masih terus didalami oleh polisi.
Sesuai keterangan dari saksi, kata Kompol Slamet, katanya korban mempunyai masalah dan ingin merantau ke luar pulau.
"Sementara waktu keterangan yang kita dapatkan hanya itu saja tetapi ini masih terus didalami. Sedangkan korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis lantaran saat ditemukan banyak darah yang keluar jadi harus dirawat dulu di tempat medis," ujarnya.
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Baca Juga: Siswi SMK Bunuh Diri Lompat dari Jembatan Titi Gantung Bali
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.
Berita Terkait
-
Siswi SMK Bunuh Diri Lompat dari Jembatan Titi Gantung Bali
-
Satpam di Jombang Salat Lalu Bunuh Diri, Tulis Surat Minta Maaf ke Ibunya
-
Sempat Salat, Satpam Ditemukan Tewas Menggantung di Dapur Yayasan
-
Pria Bujang Gantung Diri, Jasadnya Ditemukan Sudah Membusuk
-
Lagi Asik Elektone Tunggal, Polisi Bubarkan Halal Bihalal Warga Blitar
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
Terkini
-
Di Tengah Tarik-Menarik Muktamar ke-35 NU, Nama Gus Kikin Menguat: Dari Tebuireng untuk Nahdliyin
-
Tagih Utang ke Gus Yahya, Presiden Prabowo: Beri Saya Kartu NU, Saya Datang Lagi!
-
Gus Yahya Tegaskan NU Tak Bisa Jalan Sendiri, Harus Perkuat Kerja Sama dengan Pemerintah
-
Bukan Sekadar Ormas: Di Hadapan Prabowo-Gibran, Gus Yahya Tegaskan NU Penyangga Utama NKRI
-
Muktamar NU ke-35 Kembali ke Akar Sejarah KH Wahab Hasbullah, Dibungkus Inovasi Modern