SuaraJatim.id - Anggota DPRD Kabupaten Bangkalan dari Partai Gerindra menembak warga di Madura. Menyebabkan korban berinisial L meninggal dunia, pekan lalu.
Partai Gerindra Jawa Timur pun menyiapkan bantuan hukum untuk kadernya yang menjadi tersangka. Kasus penembakan terhadap warga di Madura.
“Kita siapkan bantuan hukum untuk yang bersangkutan karena kader partai. Kita sepenuhnya serahkan ke penegak hukum untuk diproses sesuai prosedur hukum,” jelas Plt Ketua Gerindra Jatim, Anwar Sadad saat dikonfirmasi telisik.id -- jaringan Suara.com, Sabtu 22 Mei 2021.
Pria asal Pasuruan ini mengatakan, jika nantinya tersangka dinyatakan bersalah dan kemudian dibawa ke meja pengadilan dan dalam pembuktiannya terbukti bersalah, Gerindra Jatim akan menghormati putusan pengadilan.
Untuk diketahui, terjadi kasus penembakan yang dilakukan oleh anggota DPRD Kabupaten Bangkalan dari Fraksi Gerindra dengan inisial H bersama dengan dua orang lain yang karyawannya yaitu S dan M.
Ketiganya ditetapkan tersangka atas kematiaan korban Bernama L yang ditemukan tewas dengan luka tembak, pada Minggu (28/3/2021).
Polres Bangkalan dalam pengusutan kasus penembakan tersebut, semula mengamankan S dan M, dan dalam pemeriksaan keduanya mengarah kepada H yang merupakan Anggota DPRD kabupaten Bangkalan dari Fraksi Gerindra sebagai eksekutor penembakan terhadap L.
Alasan H nekat menghabisi L karena menduga L adalah pelaku pencurian motor milik karyawannya. Dalihnya, L dikenal sebagai residivis pencurian kendaraan bermotor.
Baca Juga: Ditahan Polisi, Anak Anggota DPRD Bekasi Terancam 15 Tahun Penjara
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Angin Kencang Terjang Tiga Kecamatan di Pacitan, 7 Rumah Rusak
-
5 Fakta Pikap Sayur Tabrak Penonton Balap Liar di Magetan, 2 Orang Tewas
-
Gubernur Khofifah Tangani Banjir Situbondo Cepat dan Terpadu: Keruk Sungai, Penguatan Infrastruktur
-
5 Fakta Kades di Lumajang Tabrak Pemotor hingga Tewas, Mobil Ngebut!
-
Gubernur Khofifah Tegaskan Komitmen Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf, Perkuat Sinergi Kanwil Kemenag