SuaraJatim.id - Pemerintah Kota Surabaya terus memaksimalkan program vaksinasi Covid-19 di wilayahnya. Total ada 9.065 penyandang disabilitas dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) jadi target vaksinasi tahap III.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Febria Rachmanita mengatakan, pada hari pertama vaksinasi tahap III, hampir seribu warga yang masuk kategori rentan tersebut telah disuntik vaksin Covid-19.
"Bahkan, sehari kemarin saja, kami berhasil memberikan vaksin kepada 916 orang. Rinciannya, 481 orang penyandang disabilitas dan 435 orang lainnya ODGJ. Vaksinasi ini terus kami lanjutkan sampai hari ini," katanya dikutip dari jatimnet.com media jejaring suara.com, Jumat (4/6/2021).
Target vaksinasi, lanjut dia, untuk penyandang disabilitas ada sebanyak 5.394 orang. Sedangkan untuk ODGJ sebanyak 3.671 orang. Pihaknya berkomitmen mempercepat proses vaksinasi.
"Terus kami kebut, karena masih banyak," sambungnya.
Ia menambahkn, para penyandang disabilitas mengikuti vaksinasi di puskesmas terdekat sesuai dengan wilayah tempat tinggal masing-masing. Sedangkan khusus untuk pasien ODGJ, petugas puskesmas mendatangi lokasi pasien di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) untuk memberikan vaksin.
"Jadi, datanya dari Dinas Sosial lalu kita lakukan vaksinasi. Tapi kami lebih khususkan kepada ODGJ yang usianya sudah di atas 18 tahun," jelasnya.
Dinkes Pemkot Surabaya juga meminta kerjasama dan dukungan kepada seluruh peserta vaksin tahap III ini.
Ia berharap mereka tidak menolak dan menunda pelaksanaan vaksinasi ini. Sebab, vaksin tersebut penting dilakukan agar masyarakat memiliki antibodi sehingga tidak mudah terpapar Covid-19.
Baca Juga: Vaksinasi Untuk ODGJ dan Disabilitas di Cianjur Segera Dilaksanakan
“Mohon kerjasamanya kepada seluruh peserta vaksin tahap III. Tidak perlu cemas dan khawatir, semua ini kita lakukan agar kota kita terbebas dari pandemi Covid-19 dan warga sehat,” ujarnya.
Berdasarkan data kumulatif vaksinasi Covid-19 di Kota Surabaya hingga kemarin, Rabu 2 Juni 2021, total sudah mencapai 1.114.069 jiwa. Rinciannya, 91.476 orang dari Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK), kemudian 623.140 pelayanan publik serta 398.537 orang lanjut usia (lansia).
“Sisanya adalah masyarakat rentan. Ke depan, kita akan terus lakukan percepatan vaksinasi ini supaya seluruh masyarakat mendapatkan vaksin secara bertahap, sekali lagi mohon kerjasamanya,” jelasnya.
Selain para penyandang disabilitas dan ODGJ, sesuai rencana vaksinasi tahap III ini juga akan menyasar Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), dan penghuni rusun. Rencananya, MBR ini akan disuntik vaksin pada tanggal 5 Juni 2021, kemudian untuk penghuni rusun rencananya akan disuntik vaksin pada tanggal 6 Juni 2021.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sehat & Hemat Jadi lebih Mudah dengan Promo Spesial BRI di Signature Partners Groceries
- Sahroni Blak-blakan Ngaku Ngumpet di DPR saat Demo 25 Agustus: Saya Gak Mungkin Menampakan Fisik!
- Baru Sebulan Diterima, Bantuan Traktor untuk Petani Cianjur Malah Dijual Ketua Gapoktan
- Dilakukan Kaesang dan Erina Gudono, Apa Makna Kurungan Ayam dalam Tedak Siten Anak?
- Senang Azizah Salsha Diceraikan, Wanita Ini Gercep Datangi Rumah Pratama Arhan
Pilihan
-
Driver Gojek Tewas Dilindas Mobil Rantis Polisi, GoTo Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Ledakan Followers! Klub Eropa Raup Jutaan Fans Berkat Pemain Keturunan Indonesia
-
Demo Hari Ini 28 Agustus: DPR WFH, Presiden Prabowo Punya Agenda Lain
-
Dikuasai TikTok, Menaker Sesalkan PHK Massal di Tokopedia
-
Thom Haye Gabung Persib Bandung, Pelatih Persija: Tak Ada yang Salah
Terkini
-
Lewat BRImo, Aktivasi Rekening Dormant Jadi Praktis, Cepat, dan Tanpa Ribet
-
Detik-Detik Penyelamatan ABK Kapal Bocor di Selat Madura
-
Paket Internet Hampir Habis? Cepat Klaim 3 Saldo Dana Kaget Ini
-
Dorong UMKM Tumbuh Pesat, BRI Salurkan Kredit Rp1.137,84 Triliun ke Pelaku Usaha
-
Kejari Surabaya Tahan Tersangka Korupsi Aset PT KAI, Negara Rugi Rp4,77 Miliar