SuaraJatim.id - Dinas Kesehatan Pamekasan, Jawa Timur, akhirnya menambah sarana khusus persalinan bagi ibu hamil yang terkonfirmasi positif Covid-19, menyusul adanya kasus penolakan di sejumlah rumah sakit beberapa waktu lalu.
"Rencana awal hanya di kantor IBI Pamekasan, tapi di RSUD dr Slamet Martodirdjo Pamekasan juga kami sediakan," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Pamekasan Ahmad Marsuki, dalam keterangan persnya, Kamis (15/7/2021).
Marsuki akhirnya bersedia menyampaikan keterangan pers, setelah ditegur Bupati Pamekasan Baddrut Tamam terkait kasus penolakan ibu hamil positif Covid-19 yang hendak melahirkan.
Alasannya, karena pihak rumah sakit tidak menyediakan ruang khusus bersalin bagi ibu hamil yang hendak melahirkan. Sedangkan semua ruang perawatan, termasuk ruang bersalin digunakan sebagai tempat isolasi pasien Covid-19.
Ibu hamil yang ditolak rumah sakit untuk melakukan persalinan itu bernama Agustin Damayanti, berasal dari Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan.
Selama sekitar delapan jam keluarga Agustin mencari rumah sakit yang bersedia membantu persalinannya, dan baru bisa dioperasi di RS Nindita Sampang berkat bantuan Bupati Sampang Slamet Junaidi.
Bupati Baddrut Tamam yang mengetahui ada ibu hamil positif Covid-19 yang ditolak diberbagai rumah sakit di Pamekasan itu langsung menggelar rapat koordinasi dan memerintahkan dinkes bergerak cepat.
"Saat ini RSUD Pamekasan sudah menyediakan ruang khusus bagi ibu hamil positif Covid-19 yang hendak melahirkan sebanyak sembilan bed, dan menjadikan kantor IBI yang terletak di Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu, sebagai tempat bersalin," katanya.
Ia menjelaskan, di RSUD Pamekasan untuk ibu hamil positif Covid-19 yang hendak melahirkan secara caesar. Sedangkan di kantor IBI untuk ibu hamil yang terpapar Covid-19 dan hendak melahirkan secara normal.
Baca Juga: Malang Nian! Bocah SD Gresik Jadi Yatim Piatu Dalam 3 Hari, Ayah-Ibu Tewas Gegara Covid-19
Untuk ibu hamil yang hendak melahirkan secara normal dan tidak terpapar Covid-19, menurut Marsuki tetap bisa dilaksanakan di puskesmas terdekat. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei
-
Viral Ludahi Ibu Gendong Balita dan Rampas HP, Debt Collector Gareng Diciduk Usai Setahun Buron
-
Diterjang Angin Kencang, Pohon Raksasa Tumbang Tutup Total Jalur Sidoarjo-Surabaya di Gedangan
-
Murka Rumah Tangganya Hancur, Pria di Tulungagung Nekat Bakar Habis Mobil Selingkuhan Istri
-
Gubernur Khofifah Raih PRIWOLA 2026, Tegaskan Komitmen Perkuat Komunikasi Publik di Jatim