SuaraJatim.id - Warga Dukuh Ngimput Desa Purwosari Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo dibuat geger dengan temuan mayat pria berinisial MG (54) di rumah mantan istrinya itu.
MG ditemukan temas mengenaskan dengan kondisi tubuh sudah membau. Seperti dijelaskan Kapolsek Babadan Iptu Yudi Kristiawan. Ia menjelaskan kalau saksi bernama Siswanto mencium bau busuk dari rumah tersebut.
Setelah ditelusuri, bau tersebut datang dari rumah milik Ana Murtiati yang tak lain adalah mantan istri korban. Saksi kemudian melihat ke jendela.
"Kemudian saksi melihat dari jendela rumah dan didapati korban dalam keadaan terbaring di atas kursi bambu," ujarnya kepada media, dikutip dari suaraindonesia.co.id, jejaring media suaras.com, Sabtu malam (17/7/2021).
Siswanto kemudian memasuki rumah melalui jendela dan mengecek kondisi korban yang sudah meninggal dunia tersebut dalam keadaan membusuk. Saksi langsung memberitahu warga lain dan melaporkan adanya penemuan mayat ini ke Mapolsek Babadan.
"Kita langsung mendatangi TKP untuk melakukan pengecekan dari tim inafis dari Polres Ponorogo dan puskesmas Babadan. Korban diperkirakan sudah meninggal dunia lebih dari dua hari," imbuhnya.
Adapun ciri-cirinya, mayat dalam keadaan membusuk, tinggi korban 160 sentimeter, tidak diketemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. Korban meninggal dunia diduga karena sakit dan segera dievakuasi oleh petugas memakai pakaian APD.
"Korban sudah bercerai dengan mantan istrinya bernama Ana Murtiati satu tahun lalu. Usai bercerai, korban tidak mau pergi dari rumah mantan istrinya itu," jelasnya.
Kemudian mantan istri korban tersebut akhirnya tinggal di rumah anaknya di Desa Somoroto. Sehingga korban tinggal sendirian di rumah mantan istrinya itu.
Baca Juga: Geger Mayat Bidan Desa Inhu Mengapung di Sungai, Keluarga Ungkap Hal Ini
"Korban warga asli jalan Parang Klitik, Kelurahan Patihan Wetan, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo," katanya memungkasi.
Berita Terkait
-
Geger Mayat Bidan Desa Inhu Mengapung di Sungai, Keluarga Ungkap Hal Ini
-
Idap Asma Menahun, Kakek di Ponorogo Gantung Diri di Kandang Kambing
-
Mayat Pria Ditemukan Tengkurap di Sungai Jombang, Diduga Terpeleset
-
Kocak! Viral Bapak-bapak di Ponorogo Main Reog di Ladang Tebu, Netizen: Nambah Imun..!
-
Astaga! Hamil 9 Bulan, Ica Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar Kos
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Kepala SPPG Wajib Buat Perjanjian Waktu Konsumsi Terbaik MBG dengan Kepala Sekolah
-
Komitmen Pendidikan Berkualitas, Gubernur Khofifah Dianugerahi Penghargaan dari BMPS
-
Angin Kencang Terjang Tiga Kecamatan di Pacitan, 7 Rumah Rusak
-
5 Fakta Pikap Sayur Tabrak Penonton Balap Liar di Magetan, 2 Orang Tewas
-
Gubernur Khofifah Tangani Banjir Situbondo Cepat dan Terpadu: Keruk Sungai, Penguatan Infrastruktur