Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Taufiq
Minggu, 18 Juli 2021 | 16:21 WIB
Viral Kisah Pemuda Rela Antre Semalaman Demi Dapat Vaksinasi Covid (TikTok)

SuaraJatim.id - Kesadaran masyarakat pada program vaksinasi sangat tinggi. Antrean panjang sering terjadi di sejumlah lokasi vaksin.

Salah satunya di Yogyakarta. Sebuah video viral di media sosial dimana banyak remaja rela antre sejak malam hingga pagi demi mendapat vaksin Covid-19.

Video ini diunggah salah satu akun TikTok dan menjadi FYP di linimasa TikTok. Dalam video singkat yang ia unggah, tampak kepadatan orang-orang mengantre di depan gerbang tempatnya mendaftar vaksin.

Sampai-sampai ada yang mengantre sambil menyantap makanan untuk mengisi perut. Menurut dia, demi mendapat nomor antrean, para remaja ini rela antre di pinggir jalan dari pukul 19.00 WIB.

Baca Juga: Tetangga Julid! Pernikahan Dilaporkan ke Satpol PP, Faktanya Malah Bikin Warganet Geram

Padahal, pintu antrean tersebut dibuka pada pukul 12 malam. "Datang jam 7 malam buat antre mendapatkan surat antrean padahal pintu dibuka jam 12 malam," tulis keterangan video.

Viral Kisah Pemuda Rela Antre Semalaman Demi Dapat Vaksinasi Covid (TikTok)

Situasi antrean pun terlihat ramai. Banyak warga yang sudah mengincar surat antrean lebih awal.

Setelah mendapatkan surat antrean, mereka pun harus kembali lagi keesokan harinya untuk divaksin. Proses vaksinasinya pun tak berjalan mulus. Mereka masih perlu mengeluarkan kesabaran untuk mengantre lagi.

Esok paginya sebelum matahari terbit, pria itu mengunjungi tempat vaksinasi kembali pada 04.17 WIB dan antrean panjang sudah menyambutnya.

Karena membludak, Satpol PP yang bertugas pun ikut turun tangan dalam memantau warga. Setelah penantian yang panjang, akhirnya dia mendapatkan nomor antrian 144. Tak lupa dia pun menitipkan pesan di akhir video.

Baca Juga: Viral Isi Angin Take Away, Pria Berseragam Ikut Bikin Ngakak

"Maka kalian-kalian yang tidak mau divaksin lihatlah ini mereka yang melek akan kesehatan. Rela bersusah payah mendapatkan vaksin," katanya memungkasi.

Load More