SuaraJatim.id - Apotek di Kabupaten Kediri mulai diawasi dengan ketat oleh kepolisian. Ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kenaikan harga di masa Pandemi Covid-19.
Seperti hari ini, Kamis (29/07/2021), sejumlah polisi dari Satreskrim Polres Kediri melakukan pengecekan dan pemantauan obat di sejumlah apotek. Kegiatan ini merupakan perintah Kapolri.
Sebelumnya, Kapolri telah memerintahkan jajarannya untuk memantau kondisi obat di apotek-apotek di Indonesia mulai tingkat provinsi sampai kabupaten kota.
Kegiatan pemantauan juga atas perintah dari Kabareskrim dan Kapolda Jatim sebagaimana Keputusan Menkes/4826/2021 tentang (HET/harga eceran tertinggi) obat dalam masa pandemi Covid-19.
Seperti dijelaskan Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono. Menurut dia dalam pengecekan dan pengawasan ini, pihaknya juga telah melakukan sejumlah koordinasi dengan pihak apotek untuk turut serta melakukan pengawasan.
"Tentunya kami berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, Disperindag, BPOM untuk bersama-sama melakukan pengawasan terhadap antisipasi kenakalan penjual obat," kata AKBP Lukman Cahyono, dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Kamis (29/7/2021).
Dikatakan, AKBP Lukman, bila ditemukan adanya penimbunan atau ketidaksesuaian obat, pihaknya akan menindak tegas. "Kami harapkan obat ini bisa digunakan untuk masyarakat kecil yang membutuhkan," katanya.
Berita Terkait
-
Hajatan Pernikahan di Hotel Dibubarkan Satgas COVID-19 Kota Kediri
-
Siasati Penjualan di Masa PPKM, Pedagang Pasar Tradisional di Kediri Buka Layanan Daring
-
Ada Warga Tolak Tracing, Wali Kota Kediri: Jangan Takut
-
Ya Ampun! Cacing Hati Ditemukan Pada Sejumlah Sapi Kurban di Kediri Setelah Dipotong
-
5 Hits Bola: Ronaldo Tak Kenal Berbatov dan Peter Crouch Saat Diajak Foto
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor
-
Razia Gabungan Lapas Kelas II A Kediri, Petugas Temukan Barang Berbahaya Ini
-
Pemkot Surabaya Rebut Kembali Lahan Senilai Hampir Rp1 Triliun
-
Dicecar Kasus Dugaan Penipuan Rp214 Juta, Wawali Blitar: Jangan Tanya di Luar Urusan KONI
-
Dicap Underbow PKI oleh Majalah Terbitan Kemenag, GMNI Meradang: Fatal, Ini Bukan Sekadar Typo