SuaraJatim.id - Sebuah video yang menunjukkan aksi demo berujung pembakaran fasilitas kampus, viral di media sosial. Aksi tersebut diketahui dilakukan oleh mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura.
Diduga, aksi pembakaran tersebut dipicu oleh tuntutan penurunan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang tidak direspon oleh pihak kampus. Beberapa video yang memperlihatkan aksi pembakaran tersebut diunggah oleh akun instagram @infomdr.
"Jumat (30/7) aksi demonstrasi menuntut penurunan UKT di IAIN Madura kembali dilakukan oleh mahasiswa. Aksi itu bahkan berujung pada perusakan sejumlah fasilitas karena ditengarai tak mendapat respon dari pihak kampus.," tulis caption pada unggahan tersebut.
Pada video pertama, terlihat kobaran api di tengah jalan dan di dalam pos. Kepulan asap hitam pun membumbung tinggi. Bahkan, kaca jendela di beberapa ruangan juga nampak pecah. Sebuah kursi juga terlihat menancap di kaca jendela yang pecah.
Selanjutnya pada video kedua terdengar suara salah satu mahasiswa yang sedang berorasi. Begitu juga dalam video ketiga. Sementara kobaran api yang terus membesar menjadi background dari suara tersebut.
“Hari ini merupakan bentuk kekecewaan kita, dimana garuda-garuda IAIN Madura hadir untuk memberikan perubahan ketika aspirasi sudah tidak diindahkan,” bunyi orasi tersebut.
Unggahan tersebut pun memantik respon dari warganet. Tak sedikit yang menyayangkan aksi mahasiswa yang merusak fasilitas kampus.
"Kenapa harus dengan cara merusak fasilitas kampus seperti itu? Apakah musyawarah mufakat sudah tidak berlaku??," ujar @ulfa2s_zhrh.
"Karena ga di temui pihak yang bersangkutan malah merusak fasilitas dus nodussih," imbuh @riiyan_duro.
Baca Juga: Demo Mahasiswa IAIN Madura Rusuh, Aula Dirusak, Pos Satpam Dibakar
"Mahasiswa goblok yg kayak gini...mahasiswa jamet bangke..," kata @vajarprasetya.
"Ditunggu klarifikasi korlapnya, tentang anarkisme aksinya oleh pihak kampus. bagi peserta aksi demonstrasi siap, ngulang di semester depan ya... ," ujar @lasparoz.
Kontributor: Friska Tanjung
Berita Terkait
-
Demo Mahasiswa IAIN Madura Rusuh, Aula Dirusak, Pos Satpam Dibakar
-
APPI Surati Presiden Jokowi Minta Kompetisi Diizinkan, Bayu Gatra: Semoga Ditindaklanjuti
-
Berharap Liga 1 Segera Bergulir, Rahmad Darmawan: Sepakbola Bisa Menambah Imun
-
Latihan Bersama Diliburkan, Kiper Madura United Enggan Leha-leha
-
Begal Sadis Beroperasi di Sebelas TKP di Sidoarjo-Surabaya-Madura Dibekuk Polisi
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh