SuaraJatim.id - Fenomena bentuk awan di langit Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, membuat geger netizen. Banyak yang berspekulasi peristiwa tersebut pertanda akan terjadi gempa besar di Jawa Timur.
Adanya beberapa dugaan ini disebabkan karena memang tayangan video awan di Pacitan tersebut memang kurang jelas. Sehingga dugaan awan tersebut adalah roll cloud atau contrail jejak pesawat jet.
“Yang pasti awan tersebut merupakan fenomena atmosferik biasa dan bukan merupakan pertanda akan terjadi sesuatu yang luar biasa misal akan terjadi gempa besar atau bencana besar lainnya,” jelas Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Daryono.
Dia pun mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya dengan isu yang berkembang dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Selama ini memang sebagian masyarakat kita ada yang menduga adanya kaitan antara bentuk awan lurus di langit dengan pertanda akan terjadi gempa,” ujarnya.
Dugaan dan pendapat ini sebenarnya masih sangat spekulatif karena belum ada kajian ilmiah yang membuktikan kebenarannya dan secara empirik belum terbukti.
Sebelumnya diberitakan, fenomena alam 'Langit Terbelah' di Pacitan viral. Dalam video berdurasi 1 menit 17 detik itu digambarkan awan putih membentuk garis dari ufuk selatan hingga berakhir di orbit matahari. Meski hanya berlangsung puluhan menit namun pemandangan langka itu sempat menyita perhatian warga.
Sebagian warga menganggapnya perisitiwa biasa. Namun tak sedikit pula yang mengaitkannya dengan pertanda tertentu. Seperti halnya berakhirnya pandemi maupun potensi gempa.
Daryono merespons video viral yang memperlihatkan fenomena alam “langit terbelah” di Pacitan, Jawa Timur. Ada dua dugaan terbentuknya fenomena alam tersebut.
Baca Juga: 5 Fakta Jenazah Bayi Nabila di Gresik Pemakamannya Ditolak Lantaran Nonmuslim
“Menyikapi adanya tayangan bentuk awan unik berbentuk lurus di Pacitan dalam salah satu akun Youtube dan sempat viral kemarin maka ada 2 dugaan terkait jenis awan tersebut,” ujarnya dalam akun Facebook Daryono Bmkg.
Dugaan pertama, kata dia, hal itu merupakan roll cloud atau awan gulung. Awan ini termasuk langka, seperti memang beberapa kali terjadi di beberapa tempat.
Awan ini terjadi karena ada pertemuan dua massa udara dengan kelembaban/kandungan uap air yang berbeda, dua hal yang memungkinkan, dipengaruhi oleh pertemuan angin regional dengan angin laut/darat atau terbentuk pada garis front dua massa udara yang berbeda kandungan uap airnya.
Kemungkinan dugaan ke dua, awan ini terbentuk oleh Contrail pesawat jet, tetapi biasanya jejaknya relatif kecil diameternya dengan garis awannya lebih kuat dengan warna latar langitnya. Contrail ini umumnya sangat pendek biasanya dalam skala menit bisa hilang, bentuknya mirip awan cirrus.
Kontributor : Fisca Tanjung
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Masuk Kategori Risti, Jemaah Calon Haji Asal Probolinggo Wafat di Makkah
-
Daftar Harga TV Coocaa 40 Inch di Blibli, Pilihan Smart TV Ramah Kantong
-
Detik-Detik Dramatis Evakuasi Sopir Pikap yang Terjepit dalam Kecelakaan Beruntun di Ngawi
-
Asap Ngebul di Ruang Rapat DPRD Jember: Bupati Kaget, BK Tak Berdaya Karena Aturan
-
Saya Khilaf: Anggota DPRD Jember Minta Maaf Usai Viral Main Gim dan Merokok saat Rapat