SuaraJatim.id - Muhammad Tubashofiyun Rohman melaporkan seorang guru Madrasah Aliyah (MA) di Pondok Pesantren Albrohimi di Desa Manyar Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik ke kepolisian setempat.
Rohman menjadi melaporkan kasus penganiayaan yang menimpa dirinya dan anaknya. Pelaku yang dilaporkan atas nama Khoirul Atok (49) warga Desa Manyar Sidomukti Kecamatan Manyar yang berprofesi sebagai guru di sekolah tersebut.
Akibat penganiayaan tersebut, korban menderita luka-luka di bagian mata sebelah kiri. Kemudian anaknya juga menangis diduga juga mengalami penganiayaan.
Dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, kasus penganiayaan ini bermula saat korban M.Tubashofiyun Rohman mengobrol di dalam ruangan kantor.
Tiba-tiba pelaku masuk lalu memukuli korban dengan menggunakan tangan kosong secara membabi buta mengenai pelipis sebelah kiri.
Usai menerima pukulan, korban keluar ruangan menemui anaknya yang saat itu sedang menangis. Korban kemudian mengajak pulang ke rumahnya.
Namun, saat sampai di rumah korban baru mengetahui kalau anaknya mengalami luka pada bagian mata kanannya. Tidak terima dengan perlakuan ini, korban akhirnya melaporkan kasus penganiayaan ke Polsek Manyar.
Sebelumnya, korban juga pernah mengalami penganiayaan. Saat itu, korban datang ke kantor dengan maksud memberikan surat pemberhentian dalam tugasnya sebagai kepala sekolah kepada Mohammad Said.
Setelah surat diberikan, tanpa disadari oleh korban. Pelaku melakukan pemukulan sehingga korban mengalami luka lecet.
Baca Juga: Pria Ini Aniaya Mantan Istri di Surabaya Gegara Tersinggung Obrolan Via Chat
Pemukulan ini berulang kali dilakukan kepada korban. Tidak hanya itu, mobil korban Toyota Yaris W 1721 CM juga dirusak oleh pelaku.
Kapolsek Manyar AKP Bima Sakti membenarkan adanya laporan kasus penganiayaan di salah satu pondok pesantren.
"Memang benar ada laporan kasus penganiayaan. Anggota kami sudah memeriksa sejumlah saksi-saksi. Namun, belum menetapkan tersangka karena masih proses penyidikan," ujarnya.
Berita Terkait
-
Pria Ini Aniaya Mantan Istri di Surabaya Gegara Tersinggung Obrolan Via Chat
-
Sadis! IPW Ungkap Kronologi Oknum Brimob Dominggus Dacosta Aniaya Ibu-ibu di Komplek ABRI
-
Arogan hingga Aniaya Ibu-ibu, IPW Desak Kakor Brimob Pecat Anggotanya Diminggus Dacosta
-
Penjelasan Kades Menganti Gresik Soal Penolakan Pemakaman Bayi Nonmuslim
-
Kronologis Bayi Nonmuslim di Gresik Pemakamannya Sempat Ditolak Warga
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari
-
Pengedar Sabu Asal Madura Dicokok di Surabaya Demi Nyabu Gratis
-
Niat Tambah Nafkah Berujung Duka, Guru SDN 6 Kare Korban Tragedi KM Virgo Ditemukan Tewas
-
TP2DD Jatim Raih Penghargaan, Gubernur Khofifah Pastikan Digitalisasi Bermanfaat bagi Masyarakat
-
Putra Proklamator yang Rela Tidur di Gudang: Mengenang Kesahajaan Guruh Soekarnoputra