SuaraJatim.id - Presiden Madura United Achsanul Qosasi berpesan kepada para pemain agar bermain dengan hati dan bertanding secara profesional saat menjalani laga di Liga 1 2021.
Pesan itu disampaikannya tidak hanya untuk persiapan menghadapi laga pekan kedua melawan PSM Makassar, Minggu (12/9/2021), tetapi juga untuk seluruh laga.
"Kalian pertimbangkan betul, main dengan hati, main dengan otak secara profesional jangan mencederai profesi anda. Kalian itu dipilih dari 60 orang lebih yang daftar ke Madura United," kata Achsanul.
Pria yang akrab disapa AQ itu merasa perlu mengingatkan Slamet Nurcahyo dan kolega selama mereka berlaga menggunakan kostum dengan logo Madura United di dada.
Tak lupa, mantan Bendahara Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) tersebut juga memberikan suntikan semangat terhadap talenta muda yang masuk 30 komposisi Madura United, termasuk sejumlah putra daerah yang telah dipromosikan.
Sementara itu, Manajer Madura United Rahmad Darmawan menyampaikan bahwa persiapan menghadapi PSM berjalan dengan baik.
Sosok yang karib disapa Coach RD itu senang anak asuhnya bersemangat dalam mematangkan dan mempersiapkan menghadapi lawan tandingnya nanti.
"Semuanya berjalan baik dan semuanya bersemangat. Semoga nanti hasilnya sesuai dengan harapan," harap juru taktik asal Kota Metro, Lampung itu.
Laskar Sape Kerrab telah menuntaskan laga perdananya melawan Tira Persikabo di Stadion Indomilk Sport Center, Tangerang, Jumat (3/9/2021).
Baca Juga: Sudah Paham Kelebihan Tira Persikabo, Aji Santoso: Persebaya akan Coba Netralisir
Pada pertandingan perdananya kontra Tira Persikabo, Madura United hanya mampu melesatkan satu gol ke gawang lawan hingga skor berakhir imbang 1-1.
Sebelumnya, dunia sepak bola Indonesia tercoreng saat pertandingan uji coba Persiraja versis AHHA PS Pati, Senin (6/9/2021) yang diwarnai insiden permainan brutal pemain AHHA PS Pati.
Pemain AHHA PS Pati Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Persiraja yang mengakibatkan keduanya langsung dikartu merah.
Bahkan, AHHA PS Pati memutuskan untuk memulangkan Syaiful dan Zulham dari pemusatan pelatihan (TC) yang berlangsung di Jakarta buntut dari insiden itu.
Sumber: ANTARA
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Ketika Tujuh Nyawa Mengubah Arah Indonesia: 5 Fakta Tragedi G30S
-
Niat Perbaiki Pompa Air, Lansia di Madiun Tewas Usai Terperosok ke Sumur 20 Meter
-
Empat Residivis Curanmor Dibekuk Jatanras Polda Jatim, 13 Motor Jadi Sasaran
-
Pilu! Korban KM Virgo Transport 8 Dimakamkan di Madiun, Tinggalkan Istri dan Empat Anak
-
Endang Tirtana Soroti Tantangan Generasi Muda di Tengah Perkembangan AI