SuaraJatim.id - Maling sapi Limousin yang meresahkan warga Situbondo Jawa Timur akhirnya dibekuk kepolisian setempat. Maling ini berinisial BY (35) warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Banyuputih.
BY biasa beraksi tengah malam saat warga sedang tidur. Apesnya, aksi BY tepergok dan ketahuan warga. Ia ditangkap setelah mencuri sapi Limousin di area persawahan warga Dudun Curahlaci kecamatan setempat.
Ia dibekuk warga pada Senin dini hari (20/9/2021) sekitar pukul 02.00 WIB saat membawa kabur sapi betina milik Ahmad Zainulah (32) hasil curiannya.
Dari penuturan saksi mati Aliyono (48), Ia awalnya mendengar suara berisik di kandang sapi miliknya, yang berada di samping rumah. Saat ditelusuri ternyata terdapat seseorang yang mencurigakan tengah memasuki kandang sapinya.
Sapi milik Zainulah, sempat berpindah tempat yang membuatnya berusaha mencari keberadaan sapinya. Kemudian ia bersama sang pemilik sapi mencoba mencari dibantu warga lain yang turut terbangun akibat teriakan maling.
"Setelah bergegas keluar, melihat sapi yang ada di kandang tersebut sudah tidak ada di tempat. Kemudian korban berusaha mencari keberadaanya dan memberitahukan bahwa sapi betina miliknya hilang kepada saya dan warga lainnya," kata Aliyono (48), seperti dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring media suara.com, Senin (20/9/2021).
Saat upaya pencarian berlangsung, sambung Aliyono, sekitar pukul 02.10 WIB, dirinya langsung melaporkan peristiwa pencurian sapi tersebut ke Mapolsek Banyuputih.
"Selang beberapa menit kemudian beberapa anggota polisi tiba di lokasi dan langsung melakukan pencarian dibantu warga dengan menelusuri jejak kaki sapi tersebut. Baru sekitar 15 menit setelah kejadian, pelaku berhasil dibekuk petugas bersama barang bukti sapi di area persawahan dekat sumur bor P2AT Desa Banyuputih," ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Banyuputih AKP Heru Purwanto membenarkan, setelah menerima laporan, anggota polsek dibantu warga langsung melakukan pencarian dan pengejaran terhadap pelaku pencurian sapi.
Baca Juga: Viral Pencuri Sandal di Situbondo Terekam CCTV, Warganet: Meresahkan
Diketahui seekor seekor sapi limousine yang hilang berjenis kelamin betina dengan ciri - ciri, warna merah tanduk panjang, dibawah mata kiri ada luka, usia 4 tahun yang dibawa kabur pencuri tersebut.
"Sekitar pukul 02.25 WIB anggota bersama warga berhasil mengamankan pelaku BY beserta barang bukti di area persawahan dekat sumur bor P2AT Dusun Banyuputih Desa Banyuputih," tuturnya.
Pihaknya pun saat ini masih mengembangkan pencurian sapi limousine yang menimpa Zainulah. Kini untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku bersama barang bukti diamankan di Polsek Banyuputih.
"Guna penyelidikan lebih lanjut, pelaku bersama barang bukti satu ekor sapi sudah diamankan di Mapolsek Banyuputih," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Bus Eka Ludes Terbakar di Madiun, Penumpang Lari Selamatkan Diri
-
Tuntaskan DPT Muktamar, Gus Ipul: 556 Cabang dan Wilayah Berhak Jadi Peserta
-
Dari Aceh ke Flores, Safrizal ZA Soroti Pentingnya Respons Cepat di Lokasi Bencana
-
Pasien Depresi di Gresik Dirudapaksa di Gubuk Sawah Berkedok Pengobatan Alternatif
-
Stok Bantuan Gempa NTT Masih 577 Ton, BNPB Siapkan Tambahan Distribusi Udara