SuaraJatim.id - Kasihan nian IRW (39), perempuan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Ngawi. Ia tertipu pria yang mengaku anggota TNI berpangkat Mayor.
Janda muda itu habis belasan juta dikelabuhi oleh pecatan TNI bernama Eko Purwanto (45) tersebut. IRW terbujuk dengan rayuan manis bakal dinikahi oleh Purwanto.
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Purwanto, pecatan TNI asal Desa Pulerejo Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun ini hanya bisa pasrah saat digelandang polisi ke kantor Polres Ngawi.
Dari tangan tersangka polisi juga menyita sebilah sangkur pakaian dan seragam olah raga TNI sebagai barang bukti. Hal ini disampaikan Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya.
Wayan mengatakan saat mengelabui korban tersangka mengaku sebagai anggota TNI aktif berpangkat mayor. Padahal tersangka sudah dipecat dari pusat kesehatan TNI AD tahun 2007.
Diduga masih banyak janda yang menjadi korban hanya saja mereka para korban malu untuk melapor. Rata-rata korban terbujuk dengan rayuan manis bakal dinikahi oleh sang perwira gandungan itu.
"Tersangka ini menggunakan tipu muslihatnya dengan mengaku menjadi anggota TNI aktif. Padahal tersangka sudah dipecat tahun 2007 lalu. Dia mengaku berpangkat mayor menipu korban hingga Rp 19 juta yang lapor baru satu masih terus kita kembangkan. tersangka ditangkap di rumahnya," kata Wayan, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Senin (4/10/2021)
Kepada polisi tersangka Eko Purwanto yang terakhir tugas berpangkat sertu ini mengakui perbuatanya itu.
Agar janda terpikat dia sengaja mengaku sebagai anggota TNI aktif berpangkat mayor. Hingga kini polisi masih mengembangkan kasus tersebut karena diduga korban Eko Purwanto masih banyak.
Baca Juga: Usut Kasus Dugaan Penipuan Putri Nia Daniaty, Polisi Periksa Pengelola Gedung Bidakara
Berita Terkait
-
Usut Kasus Dugaan Penipuan Putri Nia Daniaty, Polisi Periksa Pengelola Gedung Bidakara
-
Bisnis Ikan Cupang di Ngawi Mulai Lesu
-
Truk Adu Banteng di Jalan Raya Ngawi, Sopir Terjepit
-
Emak-emak di Jember Ini Buka Program Umrah Abal-abal, Korbannya Teman Sendiri
-
2 Terdakwa Penipuan Terhadap Mantan Gubernur Imam Utomo Divonis 16 Bulan Penjara
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ironi di Balik Melesatnya Ekonomi Jatim: Sektor Pertanian Berjaya, Pengangguran Sarjana Tertinggi
-
Komplotan Pembalak Jati di Banyuwangi Digerebek, 5 Orang Kabur ke Dalam Rimba
-
Hardiknas, Gubernur Khofifah Luncurkan 40 Sekolah, Terima Rekor MURI & Hak Cipta Lagu "Jatim Cerdas"
-
Jalan Penghubung 3 Desa di Pacitan Bak "Jalur Neraka", Perbaikan Swadaya Tak Lagi Mempan
-
Kedok Rumah Dijual di Sidoarjo: Di Luar Sepi di Dalam Oplos Gas Elpiji Beromzet Puluhan Juta