SuaraJatim.id - Kabupaten Ngawi, Jawa Timur dilanda kekeringan. Sebanyak 44 desa di 10 kecamatan mengalami krisis air bersih.
Kebutuhan hidup sehari-hari warga hanya mengandalkan bantuan air bersih dari pemerintah. Krisis air bersih ini sudah terjadi sejak dua bulan lalu. Sumur dan mata air di desa tersebut mulai mengering. Sehingga warga mengandalkan bantuan air bersih dari pemerintah yang datang sepekan sekali.
Berdasarkan data BPBD setempat saat ini ada 44 desa yang tersebar di 10 kecamatan. Rinciannya, Kecamatan Mantingan, Karanganyar, Widodaren, Kedunggalar, Sine Pitu, Bringin, Kasreman, Karangjati, dan Ngawi Kota. Rata-rata wilayah tersebut berada di kawasan pinggiran hutan.
“Untuk kekeringan di Kabupaten Ngawi ada 44 desa tersebar di 10 kecamatan. Itu masuk kategori kekeringan kritis. Kesulitan air bersih rata-rata di sepanjang utara wilayah Kecamatan Ngawi mulai Karanganyar sampai Karangjati,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ngawi, Teguh Puryadi mengutip dari Beritajatim.com jaringan Suara.com, Jumat (8/10/2021).
Akibat kekeringan, sekitar 62.670 kepala keluarga (KK) atau 175.597 jiwa terdampak. Dua unit truk tangki menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah desa terdampak setiap harinya. BPBD Ngawi segera menambah jumlah truk tangki untuk memasok air bersih ke sejumlah desa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Tragedi Malam Takbiran: Tangan Hancur dan Pendengaran Hilang Akibat Ledakan Petasan di Jombang
-
Geliat Bisnis Hewan Kurban di Surabaya, Pilih Tahan Harga demi Pelanggan
-
Pagar Misterius Peninggalan Majapahit Ditemukan di Mojokerto
-
Terjebak di Antara Kobaran Daduk: Akhir Pilu Sang Petani Tua di Ladang Tebu Wonotirto Blitar
-
Maut di Balik Tradisi: Iduladha Berdarah Saat Balon Udara Meledak di Blitar