SuaraJatim.id - Sebanyak 7.034 peserta seleksi kompetensi dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) digelar hari ini di Bojonegoro, Rabu (13/10/2021).
Hal ini disampaikan Plt Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bojonegoro, Muchamad Aan Syahbana. SKD di Bojonegoro ini pesertanya lintas daerah, yakni dari Lamongan dan Tuban.
Pelaksanaan SKD CPNS dan PPPK Non Guru di Kabupaten Bojonegoro, Tuban dan Lamongan, dilaksanakan serentak di GOR Dabonsia Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro mulai hari ini hingga 23 Oktober 2021.
"Seleksi dilakukan dengan tiga sesi setiap hari, setiap sesi diikuti sebanyak 300 orang," ujarnya, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Rabu (13/10/2021).
Untuk diketahui, peserta yang berasal dari Kabupaten Bojonegoro ada 3.479 peserta, dengan rincian satu orang PPPK.
Jumlah peserta yang berasal dari Kabupaten Tuban sebanyak 2.205 peserta, dengan rincian CPNS sebanyak 2.152 peserta, dan PPPK sebanyak 53 peserta.
Sedangkan peserta yang berasal dari Kabupaten Lamongan ada 1.350 peserta semuanya mengikuti seleksi CPNS.
"Ada satu pendaftar disabilitas yang nanti juga akan mendapat pendampingan dari petugas karena tidak bisa melihat komputer lebih dari dua jam. Sedangkan waktu tes yang bersangkutan 180 menit," ujarnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro Nurul Azizah menyampaikan bahwa, saat ini merupakan kesempatan bagi peserta untuk mengikuti seleksi CPNS.
Baca Juga: Dini Hari Rumah Bakri Terbakar, Tetangga Panik, Pemiliknya Tidur Pulas
Diharapkan para peserta mengeluarkan semua kemampuan sehingga memperoleh hasil yang maksimal. Serta yang lolos adalah yang benar-benar memenuhi standar.
"Ini mengingatkan akan masa lalu ASN disini dalam mengikuti tes CPNS, mulai dari mencari lokasi ujian, antri administrasi, antri untuk masuk ruang ujian, waktu ujian berlangsung dan yang lebih mendebarkan saat menunggu hasil ujian itu sendiri," katanya.
Dalam pembukaan SKD CPNS dan PPPK Non Guru ini dibuka oleh Bupati Bojonegoro yang pada kesempatan ini diwakili oleh Sekretaris Daerah Nurul Azizah.
Hadir pula dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban, dan Asisten 3 Kabupaten Lamongan.
Berita Terkait
-
Dini Hari Rumah Bakri Terbakar, Tetangga Panik, Pemiliknya Tidur Pulas
-
BRI Liga 1: Iwan Setiawan Mulai Racik Strategi Jelang Persela vs Madura United
-
Korban Kejar Lalu Tabrak Maling Motor di Lamongan, Pelaku Warga Surabaya
-
Misteri Kematian Remaja Yatim Piatu Asal Lamongan, Ditemukan Terapung di Laut Utara
-
Sedih! Jadi Korban Jambret di Surabaya, Pria Lamongan Tewas di Depan Anak dan Istrinya
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
3 Fakta Tragedi Sungai Ponorogo, 4 Bocah Bersaudara Tewas Tenggelam!
-
CSR BRI Peduli Wujudkan Bersih-Bersih Pantai di Bali untuk Lingkungan Berkelanjutan
-
5 Fakta Suami Kades di Pasuruan Jadi Otak Pembobolan Kantor Desa, Residivis Narkoba!
-
Gempa Rusak 15 Rumah di Pacitan, BPBD Masih Kumpulkan Data!
-
40 Warga di Yogyakarta Dapat Perawatan Medis Usai Diguncang Gempa Pacitan, Begini Kondisinya