SuaraJatim.id - Pasca bentrok diduga antar perguruan silat di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, polisi dan TNI meningkatkan patroli wilayah berskala besar, khususnya pada malam hari.
Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana melalui Kasi Humas Polres Lamongan Iptu Jinanto mengatakan, tujuan patroli skala besar supaya memastikan tidak ada lagi kericuhan antar perguruan silat. Harapannya situasi kembali kondusif dan aman.
“Kami juga menghimbau kepada masyarakat, agar senantiasa menjaga situasi wilayah Kabupaten Lamongan supaya tetap aman dan kondusif, tanpa adanya perpecahan yang tentunya akan dapat mengganggu situasi Kamtibmas,” ujarnya mengutip dari Beritajatim.com jaringan Suara.com, Sabtu (23/10/2021).
Iptu Jinanto menambahkan, kepolisian akan terus melakukan kegiatan patroli dan pengecekan secara berkala. Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila mengetahui insiden dan hal-hal lain yang dinilai berpotensi menimbulkan kegaduhan dan menggangu kenyamanan warga Lamongan.
“Para petugas akan terus melakukan pengecekan ataupun patroli secara berkala demi kenyamanan dan keamanan wilayah hukum Polres Lamongan. Kami juga tidak segan-segan untuk segera menindak apabila ada oknum yang dengan sengaja membuat kericuhan,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
5 Mahasiswi UNU Blitar Jadi Korban Pelecehan Dosen di Kelas
-
Pengasuh di Tulungagung Culik Bayi 17 Bulan, Tertangkap Saat Hendak Seberangi Selat Sunda
-
7 Santri di Surabaya Jadi Korban Bejat Guru Ngaji
-
Dijual Rp400 Juta: Horor Penyekapan Warga Jepang di Markas Scamming Surabaya
-
Teka-teki Kerangka Manusia Mengering di Area Tambak Surabaya