SuaraJatim.id - Peristiwa ini masih satu rentetan dengan peristiwa sebelumnya. Dimulai dari ramai berita bus pemain Arema FC disebut-sebut dilempari batu hingga kacanya rusak di Yogyakarta dua hari lalu.
Peristiwa ini sagat gaduh di media sosial. Apalagi ketika Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana juga membagikan foto-foto penyerangan bus yang disebut-sebut dilakukan sejumlah orang beratribut Persebaya Surabaya.
Perseteruan tak berhenti. Kemarin, salah satu klinik kecantikan miliknya, MS Glow, di Kota Surabaya dikirimi karangan bunga oleh terduga Bonek yang bertuliskan "Kalau masih pakai kosmetik jangan main bola, sepurane arek-arek yo".
Bagaimana reaksi Gilang? Ia menjelaskan kalau kejadian ini adalah risiko dalam dunia sepak bola. Ia menekankan bahwa dalam dunia sepak bola banyak sekali drama. Fanatisme yang mengarah ke anarki tentu hal ini biasa saja. Yang terpenting menurutnya adalah bagaimana menguatkan mental.
"Kalau masalah pengiriman karangan bunga ini risiko dalam sepak bola. Saya bilang banyak sekali drama. Yang penting mental kita saja bisa menjaga. Apalagi untuk sebuah bisnis," katanya seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suaraJatim, Sabtu (23/10/2021).
Lebih lanjut dikatakan Gilang, Ia mengakui jika ada ketegangan dengan suporter Persebaya beberapa waktu lalu. Bahkan ada oknum suporter Bajul Ijo yang mengirimkaan karangan bunga ke klinik MS Glow di kawasan Gubeng, Surabaya.
Tag
Berita Terkait
-
Dikirimi Karangan Bunga Diduga dari Bonek, Begini Reaksi Presiden Arema FC
-
Kalahkan Persiraja, Arema FC Lanjutkan Tren Positif di BRI Liga 1
-
Link Live Streaming Persiraja Banda Aceh vs Arema FC di BRI Liga 1
-
Prediksi Arema FC vs Persiraja Banda Aceh di BRI Liga 1 2021/2022
-
Polresta Yogyakarta Ambil Alih Kasus Perusakan Bus Arema, Proses Hukum Jalan Terus
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Ruang Kelas Ambruk: Siswa SDN 3 Wonorejo Belajar di Bawah Tenda Darurat
-
Nenek Suhaena Ditemukan Hangus Terbakar di Ladang Sunyi Sumenep
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Sepenggal Kisah Ketulusan Warga Jombang di Muktamar NU: Sumbang Beras, Sayur hingga Sapi
-
Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART