SuaraJatim.id - KPK terus mengembangkan penyidikan kasus korupsi yang menjerat Bupati Probolinggo nonaktif Puput Tantriana Sari dan suaminya Hasan Aminuddin.
Sebelumnya, KPK telah menetapkan tersangka terhadap pasangan suami istri itu atas kasus baru, yakni perkara gratifikasi dan TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang).
Kekinian, penyidik dari lembaga antirasuah itu melakukan penggeledahan di dua rumah kontraktor. Pertama diketahui rumah kontraktor bernama Moch. Munif di Kelurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Selasa (26/10/2021).
Kemudian rumah Hj. Tutik, seorang kontraktor yang juga ibun dari Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, Andi Suyanto.
Bertempat di rumah Moch. Munif, sejumlah penyidik melakukan penggeledahan selama 2,5 jam.
"Saya lihat petugas membawa mesin penghitung uang dan membawa satu koper, tidak tahu isinya apa di dalam koper itu," kata tetangga Moch. Munif, mengutip dari TIMES Indonesia jaringan Suara.com, Selasa.
Rombongan KPK RI membawa dua mobil kendaraan Toyota Innova Reborn warna hitam. Tim datang ke rumah Moch. Munif, sekitar pukul 10.30 WIB.
Sebelumnya, penggeledahan di rumah Hj. Tutik berada di Dusun Taman RT 01 RW 02 Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur dilakukan pukul 09.00 WIB.
Masih belum diketahui tim KPK membawa barang bukti apapun. Di rumah Hj. Tutik, tampak satu unit mobil Toyota Innova Reborn yang sedang terparkir di depan rumah Hj. Tutik.
Baca Juga: KPK Telisik Aliran Penerimaan Uang Bupati Probolinggo dan Suaminya
Diketahui, penggeledahan dua rumah kontraktor tersebut, merupakan rentetan dari kasus jual beli jabatan Pj Kepala Desa yang dilakukan Bupati Probolinggo non aktif, Puput Tantriana Sari dan suaminya, Hasan Aminuddin. Saat ini, kasus merembet pada kasus Gratifikasi dan TPPU.
Pada 30 Agustus 2021 lalu, Bupati Probolinggo Non-aktif Puput Tabtriana Sari dan suaminya Hasan Aminuddin, mantan anggota DPR RI terjaring Operasi Tangkap Tangan atau OTT oleh KPK RI.
Sebagai informasi, KPK RI telah menetapkan 22 orang sebagai tersangka kasus jual beli jabatan kepala desa yang melibatkan Bupati Probolinggo non aktif Puput Tantriana Sari dan suaminya Hasan Aminuddin. Adapun OTT terhadap Bupati Probolinggo non aktif Puput Tantriana Sari dan suaminya Hasan Aminuddin, yang juga anggota DPR RI dilakukan 29 Agustus 2021 lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Bukannya Dapat Penghargaan, 7 Polisi Penangkap 3 Legislator Gerindra Malah 'Dibuang' ke Polsek
-
Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri
-
Dua Kos di Surabaya Jadi Tempat Simpan Sabu, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga