SuaraJatim.id - Pengadilan Agama Banyuwangi, Jawa Timur mencatat ada 668 putusan permohonan dispenasi nikah sepanjang 2021. Pengajuan supaya diberi hak untuk menikah di bawah umur itu mengalami peningkatan.
Ketua Tim Reaksi Cepat dan Perlindungan Perempuan Anak Banyuwangi (TRC-PPA) Veri Kurniawan mengatakan, tingginya angka pernikahan dini itu didominasi akibat hamil pra nikah.
“Tingkat pengajuan dispensasi pernikahan yang tahun ini meningkat, lantaran pihak perempuan kebanyakan hamil duluan,” katanya mengutip dari Beritajatim.com jaringan Suara.com, Selasa (26/10/2021).
Panitera Pengadilan Agama Banyuwangi Subandi menambahkan, angka permohonan dispensasi nikah di bawah umur cenderung bertambah, bahkan mencapai ratusan pemohon setiap bulan.
“Tingkat pernikahan anak di bawah umur tahun ini memang mengalami peningkatan, dan jumlahnya mencapai angka ratusan perbulan,” jelasnya.
Subandi menilai, pihaknya menemukan pemohon rata-rata masih usia sekolah. Dia berpesan, sekolah juga dapat berperan dalam menekan angka pernikahan dini ini.
“Instansi terkait kami harap juga dapat berperan untuk menekan agar angka pernikahan dibawah umur bisa berkurang dan pengadilan hanyalah akhir dari semua itu,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh