Dalam ayat itu terdapat kata "yagghtab" termabil dari kata ghiibah yang berasal dari kata ghaib, yakni bermakna tidak hadir. Sehingga ghibah adalah perbuatan membicarakan sesuatu tentang orang lain yang tidak hadir. Jika yang dibicarakan itu hadir atau mengetahuinya, ia tidak suka.
Perbuatan ghibah digambarkan seperti makan bangkai saudaranya. Sementara itu, kata fakarihtumuuh dalam ayat ini menggunakan fi'il madhi (kata kerja lampau). Sehingga menunjukkan bahwa perasaan jijik itu merupakan sesuatu yang pasti dirasakan oleh semua orang. Di masa Rasulullah, terkadang bau busuk ghibah benar-benar tercium.
4. Bertaqwa kepada Allah
Dalam kalimat terakhir di ayat itu Allah kembali mengingatkan kepada orang mukmin agar mereka bertakwa kepada Allah. Dengan takwa, sesorang bisa terjaga dari buruk sangka, mencari keburukan orang lain dan ghibah.
Sementara itu, berikut kandungan Surat Al Hujurat ayat 12:
- Allah memerintahkan orang beriman untuk menjauhi prasangka buruk
- Allah melarang memata-matai dan mencari-cari keburukan orang lain
- Allah melarang ghibah
- Buruk sangka, memata-matai, mencari-cari keburukan orang lain dan ghibah merupakan perbuatan haram dan menjadi perusak persatuan dan persaudaraan
- Allah memerintahkan orang beriman untuk bertakwa
- Allah senantiasa membukakan pintu taubat dan kasih sayang kepada hambya.
Demikian penjelasan mengenai Surat Al Hujurat ayat 12. Semoga bisa menambah pengetahuan, bisa memgambil hikmah, serta mengamalkan dari setiap firman Allah.
Kontributor : Muhammad Aris Munandar
Berita Terkait
-
Menapaki Jejak Rasulullah SAW di Masjid Nabawi
-
Momen Perpisahan di Baitullah, Jamaah Haji Jalani Tawaf Wada
-
Merinding! Menapaki Masjid Al Ghamamah di Madinah, Saksi Bisu Salat Id Pertama Rasulullah
-
Menyusuri Masjid Quba Madinah: Masjid Pertama dalam Islam!
-
Jalur Haji Syam: Rute Legendaris dari Damaskus ke Madinah yang Sarat Makna Spiritual
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah, Ringankan Beban Masyarakat Desa Kedundung Sampang Saat Kemarau
-
Detik-Detik Crane Proyek Tol Surabaya-Gempol Terguling, Tiang Listrik Ikut Ambruk
-
Program 3 Juta Rumah Bergulir, BRI Perkuat Kolaborasi Ekosistem Perumahan
-
Pesta Bahagia Seketika Jadi Jerit Tangis: Truk Rem Blong Terjang Hajatan di Lumajang, 1 Tewas
-
Persaingan Ketat di Tengah Persebaya Jadi Energi Positif Gledson Paixao