SuaraJatim.id - Modus pencurian motor kian berkembang. Pelaku kejahatan jalanan ini berpura-pura pinjam motor untuk kebutuhan ambil uang di gerai Anjungan Tunai Mandiri (ATM).
Hal itu dialami oleh korban Puji Hartatik (51) warga Desa Kedunganyar, Kecamatan Wringiananom, Gresik. Ia tidak menyangka tetangga barunya itu tega membawa kabur kendaraan satu-satunya. Kini kasus tersebut sudah dilaporkan polisi.
Kronologis itu bermula, pada Selasa (26/10/2021), saat An (45) warga indekos desa setempat, juga tetangga korban, bermaksud meminjam motor kepada korban Hartatik. Selanjutnya, keduanya menuju warung kopi untuk menemui seseorang.
"Ternyata di warung kopi sudah ada seorang laki-laki, tetangga kosnya An, saya juga tak begitu akrap," katanya, Senin (8/11/2021).
Belakangan diketahui, laki-laki yang menunggu di warung adalah pelaku bernisial KAS (51). Dia merupakan terduga pelaku utama dengan memanfaatkan An agar korban mau meminjamkan kendaraan motor kepadanya.
Semula Hartatik tak begitu mencurigai. Ditambah An merupakan tetangga dekatnya. Selama ini An tak punya masalah dengannya. Wajar saja, ia tak memiliki firasat buruk apapun ketika motornya dipinjam.
"Motor saya pinjamkan begitu saja. Karena ngomongya mau ambil uang di ATM. Jadi saya tak curiga sama sekali. Lagian gerai ATM kan dekat dari lokasi warung," terangnya.
Setelah lama menunggu hingga 30 menit motornya tak kembali, Hartatik mulai gelisah. Ia kemudian menghubungi nomor telepon An. Sayangnya handponnya tidak aktif. Korban lalu pulang ke rumah dengan berjalan kaki.
"Saya langsung ke kamar kos nya An, tapi tidak ada orangnya. Lalu setelah pukul 18.00 Wib, saya ketemu An sendiri tanpa laki-laki itu, dia tak tanyai dimana motornya. Jawabnya malah ditinggal di tengah jalan. Ini sudah tak beres," bebernya.
Baca Juga: Cegah Banjir Gresik Meluas, Kali Lamong Dikeruk
Tak menunggu lama, Hartatik lalu melaporkan kasus ini ke polisi. Ia melaporlan kehilangan serta pencurian motor miliknya jenis Honda merk Vario hitam dengan Nopol W 1194 AF yang dibawa kabur KAS warga Mojokerto.
Terpisah Kapolsek Wringinanom AKP Kristianto membenarkan jika dirinya menerima laporan itu. Kendati demikian, ia mengaku kasus tersebut sudah diselesiakan secara kekeluargaan antara korban dengan pelaku. Bahkan dirinya juga mengantongi surat kesepakatan itu.
"Loh sudah diselesaikan secara kekeluargaan itu. Saya ada surat kesepakatannya," ucap Kapolsek melalui sambungan seluler.
Kontributor : Amin Alamsyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun dan Siap Dorong Pertumbuhan Berkualitas
-
Permainan Licin Pokmas Boneka: Siasat Ketua DPRD Magetan cs Manipulasi Dana Pokir Ratusan Miliar
-
Meski Pengemudi Ojol Sudah Memaafkan, Nasib Oknum Polisi di Situbondo Kini Ditangani Propam
-
Pasutri Lumajang Tertipu Rp80 Juta Demi Pangkas Antrean Haji 11 Tahun
-
Misteri Cinta Segitiga di Rusun Sombo: Pria Surabaya Tewas Berlumur Darah di Tangan Saudara Sendiri