SuaraJatim.id - Musibah banjir adalah cobaan dari Allah. Manusia hanya bisa pasrah dan berdoa agar banjir segera surut. Sesama muslim kita harus baca doa untuk korban banjir.
Banjir memang sering kali terjadi di Indonesia. Sebagai umat beragama yang baik sudah seharusnya kita saling mendoakan untuk keselamatan satu sama lain, termasuk banjir.
Makanya bacaan doa untuk korban banjir ini perlu kalian ketahui. Bencana alam merupakan sebuah kejadian alam yang murni datangnya dari alam dan atas kehendak Tuhan, salah satunya banjir dan tanah longsor.
Untuk menolong korbannya, selain memberi bantuan materiil kita juga dapat membacakan doa untuk korban banjir.
Doa untuk Korban Banjir
Mengutip dalam berbagai sumber, terdapat doa yang dapat anda panjatkan untuk mendoakan saudara-saudara yang tertimpa musibah, khususnya banjir. Berikut adalah bacaan latin doa untuk korban banjir yang perlu anda ketahui:
Wa qila ya arubla’i ma’aki wa ya sama`u aqli’i wa gidal-ma`u wa quiyal-amru wastawat ‘alal-jdiyyi wa qila bu’dal lil-qaumi-zalimin.
Artinya:
“Hai bumi telanlah airmu, dan hai langit (hujan) berhentilah, dan airpun disurutkan, perintahpun diselesaikan dan bahtera itu pun berlabuh di atas bukit Judi, dan dikatakan: “Binasalah orang-orang yang zalim.”
Baca Juga: Berpacu dengan Waktu, 17 Alat Berat Dikerahkan Pemkab Gresik Buat Keruk Kali Lamong
Doa Terkena Musibah
Adapun doa-doa lain yang dapat dipanjatkan ketika mendapati saudara yang sedang tertimpa bencana alam:
Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Allahumma ajirni fi mushibati wa akhlif li khairan minha
Artinya: "Kami berasal dari Allah SWT dan kepadaNyalah kita kembali. Ya Allah, limpahkanlah pahala dalam musibah yang terjadi padaku dan berikanlah ganti yang lebih baik daripada sebelumnya."
Doa ketika Hujan Lebat
Seperti yang kita ketahui bahwa salah satu penyebab terjadinya bencana banjir adalah hujan deras yang tak kunjung berhenti, perlu anda ketahui bahwa di dalam agama Islam terdapat sebuah doa yang dapat dipanjatkan ketika anda mendapati keadaan dimana hujan turun dengan sangat lebat dan deras sehingga berpotensi mengakibatkan banjir.
Berita Terkait
-
9 Warga Singapura Korban Banjir Bandang Nepal Hilang, Keluarga Menangis Sulit Update Informasi
-
Nepal Terancam Banjir Bandang Susulan, Bendungan Danau Tibet Berisiko Jebol
-
Pasca Banjir Bandang Tewaskan 390 Orang, Danau Raksasa Mendadak Muncul di Nepal
-
Jalur Darat Terputus Total, Helikopter Jadi Tumpuan Evakuasi Korban Banjir Bandang Nepal
-
Korban Tewas Banjir Bandang Nepal Tembus 390 Jiwa, 1.400 Orang Hilang
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Bukan Minta Maaf, Pelaku Begal Payudara di Bangkalan Malah Bacok Suami Korban
-
Dicalonkan PWNU Jatim, Cicit KH Hasyim Asy'ari Usung Dua Agenda Besar untuk PBNU
-
Terobosan Muktamar NU: Bahas Usulan Zakat Jadi Diskon Langsung Pajak Terutang
-
Muktamar NU 'Haramkan' Ketum & Rais Aam Rangkap Jabatan Politik: Drama Alot yang Berakhir Manis
-
Gubernur Khofifah & Menteri PPPA Panen dan Tanam, Hadiri Pameran Produk SIKAP SMA, SMK, SLB Jombang