SuaraJatim.id - Fenomena Gerhana Bulan Sebagian bisa dilihat sore ini, Jumat (19/11/2021). Dimulai sekitar pukul 17.30 WIB hingga 19.50 WIB.
Nah, bagi kalian yang mau menikmati fenomena ini silakan melihatnya. Sebab Gerhana Bulan Separuh ini diperkirakan hanya akan berlangsung selama 6 jam 5 menit 7 detik.
Seperti dijelaskan Kasi Data dan Informasi BMKG Kelas 1 Juanda, Teguh Tri Susanto, hanya sebagaian wilayah Indonesia saja yang akan tampak fenomena alam ini.
"Durasi fase gerhana sebagian mulai hingga gerhana sebagian berakhir 3 jam 29 menit. Hanya sebagian fase GBS (gerhana bulan sebagian) bisa teramati di Indonesia, akhir dari fase gerhana sebagian dan gerhana bulan penumbra," katanya seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com.
Untuk wilayah Jawa Timur bisa melihat penampakan gerhana bulan sebagian saat bulan terbit hingga jelang akhir fase gerhana bulan sebagian berkahir pukul 19.05 WIB.
Warga di wilayah Malang dan sekitarnya bisa mengamati gerhana ini saat mulai fase terbitnya bulan pada pukul 17.30 WIB. "Hingga gerhana berakhir pukul 19.05 WIB," katanya melanjutkan.
Sementara itu Teguh menerangkan, gerhana bulan merupakan dinamisnya pergerakan posisi pada matahari, bumi dan bulan. Peristiwa ini terjadi hanya ketika keadaan tertentu.
"Kejadian ini bisa diperkirakan sebelumnya, termasuk pada proses dan dampak yang ditimbulkan," ujarnya menegaskan.
Ketika gerhana bulan sebagaian masuk pada puncaknya, warna bulan akan berubah menjadi berwarna gelap dan kemerahan pada bagian yang terkena umbra bumi.
Baca Juga: Gerhana Bulan Sebagian di DIY, BMKG Imbau Masyarakat Pesisir Soal Kenaikan Muka Air Laut
"Gerhana bulan sebagian terjadi saat sebagian piringan bulan masuk ke umbra bumi," katanya.
Berita Terkait
-
Gerhana Bulan Sebagian di DIY, BMKG Imbau Masyarakat Pesisir Soal Kenaikan Muka Air Laut
-
Penjelasan MUI Tentang Warga Bandung Tak Disyariatkan Sholat Gerhana Bulan Hari Ini
-
Gerhana Bulan Sebagian Terjadi Hari Ini, Bisa Terlihat di Sumut?
-
Gerhana Bulan di Kepri Hari Ini, Berikut Waktu yang Tepat untuk Menyaksikan
-
3 Fakta Gerhana Bulan Jumat Besok, yang Pertama Setelah 600 Tahun
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
BRI Luncurkan Fitur Tebus Gadai di BRImo, Promo 10% Sampai Juni 2026
-
Pegang KTA Gatut Sunu Wibowo Tak Diakui Kader, Alasan Gerindra: Belum ikut Bimtek
-
Misteri Meledaknya Mesin Pengering di SPPG Ngawi: Saat Tombol 'Start' Mengubah Dapur Menjadi Petaka
-
Selamat Tinggal 'Zombi Digital': Sekolah di Jawa Timur Resmi Batasi Penggunaan Gadget
-
Cegah Dampak Negatif Digital, Pemprov Jatim Resmi Berlakukan Pembatasan Gadget di SMA/SMK/SLB