SuaraJatim.id - Peredaran narkoba dan obat terlarang sudah mulai menjalar di kalangan pelajar di Gresik Jawa Timur. Mirisnya, tidak sedikit dari mereka malah ikut menjadi pengedar sabu-sabu.
Seperti yang dilakukan oleh MFF (16) remaja asal Kecamatan Driyorejo Gresik ini. Ia terciduk petugas Satresnarkoba Polres Gresik saat menawarkan sabu-sabu ke temannya. Akibatnya, remaja tanggung itu harus mendekam di balik jeruji besi dan merasakan dingginya lantai penjara.
Kasatreskoba Polres Gresik AKP Irwan Tjatur Prambudi membenarkan, jika pelaku yang diamankan kali ini masih di bawah umur. Namun dengan alasan apa pun, menurutnya, peredaran narkoba tidak bisa dibenarkan.
"Tersangka kami amankan saat berada di tepi Jalan Raya Desa Mojosarirejo awal November 2021. MFF disergap saat menunggu pemesan yang akan mengambil sabu-sabu darinya," kata AKP Irwan, Jumat (19/11/2021).
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan tiga poket sabu-sabu dengan berat 0,29 gram siap edar. Pelajar kelas 3 sekolah menengah kejuruan (SMK) itu merupakan jaringan peredaran gelap narkoba di wilayah selatan. Sehingga penangkapan MFF adalah kunci agar kasus ini bisa dikembangkan lagi.
"Kami curiga dengan barang bukti seberat itu, kemudian kami meminta agar pelaku membawa petugas ke rumahnya. Benar saja, di sana masih ada lebih banyak lagi," terangnya.
Di rumah pelaku, polisi menemukan lagi, dua poket sabu-sabu seberat 0,24 gram dan 0,13 gram di dalam bungkus rokok. Selain itu, ditemukan juga bungkus rokok lain yang berisi sedotan plastik dan pipet kaca.
"Kami juga mengamankan satu kresek hitam yang di dalamnya berisi satu timbangan elektrik dan dua pack plastik klip. Uang tunai Rp. 300 ribu, satu motor dan satu buah handphone," jelasnya.
Akibat dari perbuatannya, MFF yang masih pelajar terancam tidak bisa melanjutkan sekolahnya. Dia terancam jeratan Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Subs Pasal 1 ayat (3) UU RI No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.
Baca Juga: Duta Besar Mesir Ashraf Mohammaed Kunjungi Ponpes di Gresik, Ini Misinya...
Kontributor : Amin Alamsyah
Berita Terkait
-
Duta Besar Mesir Ashraf Mohammaed Kunjungi Ponpes di Gresik, Ini Misinya...
-
BMKG Peringatkan Kali Lamong Masih Berpotensi Akan Meluap di Tengah Ancaman La Nina
-
Polisi Bongkar Makam Remaja Gresik Diduga Korban Pembunuhan
-
Semen Gresik dan Dinas ESDM Jawa Tengah Optimalkan Pembuatan Bata Interlock
-
Kasihan! Pria Gresik Ini Tertipu Lowongan Kerja Fiktif, Motor Dibawa Kabur Orang Pula
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Gubernur Khofifah Serahkan Bansos dan Tali Asih bagi Masyarakat Pacitan Senilai Rp 11,499 M
-
Pangkas Biaya dan Jarak, Tim Ekspedisi Patriot ITS Surabaya Dekatkan Akses Beasiswa
-
CCTV Hotel Madiun Ungkap Terduga Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak, Ini Sosoknya
-
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Korban DIduga Dibakar hingga Dimutilasi
-
Khofifah Pastikan 438 Ribu Siswa Jatim Ikuti TKA Tanpa Gangguan Teknis