SuaraJatim.id - Info Vaksin Surabaya Minggu 21 November 2021. Berdasarkan website surabayalawancovid-19.go.id, kasus aktif warga terkonfirmasi positif Covid-19 di Surabaya sebanyak 8 orang. Adapun kasus suspek sebanyak 6 orang dan probable satu orang.
Dengan demikian, kasus covid-19 di Surabaya secara kumulatif mencapai 66,884 kasus. Sementera itu sebanyak 64.324 orang dinyatakan sembuh.
Penyakit virus corona (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2.
Sebagian besar orang yang tertular COVID-19 akan mengalami gejala ringan hingga sedang, dan akan pulih tanpa penanganan khusus. Namun, sebagian orang akan mengalami sakit parah dan memerlukan bantuan medis.
Vaksinasi di Surabaya masih terus digencarkan di sejumlah lokasi untuk mencapai kekebalan komunitas atau herd immunity.
Bagi warga Surabaya yang belum divaksin atau baru mendapatkan vaksin dosis pertama bisa segera mendatangi tempat vaksinasi.
Berikut lokasi vaksinasi di Surabaya pada Minggu, 21 November 2021 berdasarkan informasi dari instagram Dinas Kesehatan Surabaya @sehatsurabayaku:
1. Vaksin Corner (dosis 1 & 2)
Waktu: Sabtu, 21 November 2021 (10.00-14.00 WIB)
Baca Juga: Target 27 Ribu Warga Divaksin, BINDA Kalteng Vaksinasi Hingga Ke Pedalaman
Lokasi: Jl Pemuda No.27-31, WTC e-Mall lt.5
Jenis vaksin: Sinovac
Persyaratan: tanpa syarat domisili, minimal usia 12 tahun, FC KTP/KK, bagi dosis 2 membawa kartu vaksin 1 dan masa interval minimal 28 hari dari dosis 1.
2. Puskesmas Banyu Urip (dosis 2)
Waktu: Minggu, 20 November 2021 (09.00-12.00 WIB dan 18.00-20.00)
Lokasi: Puskesmas Banyu Urip
Jenis vaksin: Sinovac
Persyaratan: minimal usia 12 tahun, FC KTP/KK, bagi dosis 2 membawa kartu vaksin 1, membawa bolpoin.
Kontributor : Muhammad Aris Munandar
Berita Terkait
-
Hajar Persebaya, Mario Lemos Puji Performa Luar Biasa Persijap Jepara
-
Klasemen Proliga 2026 Putra Usai Surabaya Samator Bikin Jakarta Garuda Tak Berkutik
-
Gebrakan Anti-Rasuah Berbuah Manis, 4 PD Pemkot Surabaya Terima Predikat WBK
-
Terkait TPPU Rp25,8 Triliun, Bareskrim Geledah Toko Emas di Surabaya dan Nganjuk
-
Surabaya Pertahankan Predikat SAKIP "AA", Konsisten di Puncak Akuntabilitas Nasional
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Gubernur Khofifah Serahkan Apresiasi 100 Seniman, 20 Juru Pelihara Cagar Budaya, 46 Sertifikat WBTB
-
Buka Bersama di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Khofifah Apresiasi Izin Kampung Haji Indonesia
-
5 Fakta Viral Sound Horeg di Mojokerto Diprotes: Rusak Rumah Warga, Musik dari Sore Sampai Subuh
-
8 Fakta Kelam PT Suka Jadi Logam Surabaya: Disegel Pemkot, Digeledah Bareskrim Kasus TPPU Emas
-
Kronologi Terbongkarnya Brankas Kuno Juragan Toko Emas Semar Nganjuk, Ada Perhiasan Lama!