SuaraJatim.id - Kebakaran hebat melanda gudang Mebel Jati Luhur di Kelurahan Wetan Kecamatan Babadan Ponorogo, Sabtu (27/11/2021) malam.
Penyebabnya diduga karena tersambar petir. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran pabrik milik Yusron tersebut.
Namun tumpukan kayu dalam pabrik hangus dilalap api meskipun kondisi saat itu sedang hujan. Api terlalu besar sehingga air hujan tidak bisa memadamkan api.
"Tadi malam memang terjadi kebakaran di sebuah toko mebel di Babadan," kata Kapolsek Babadan Iptu Yudi Kristiawan, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Minggu (28/11/2021).
Api baru padam saat polsek setempat menghubungi pemadam kebakaran. Kayu mebel yang kering, membuat api mudah membakarnya. Beruntung, api tidak sampai jauh menjalar ke rumah korban.
Si jago merah hanya menghanguskan tempat menyimpan kayu mebel. "Meski saat itu hujan, tetapi air hujan tidak bisa memadamkan api," ungkap Yudi.
Kebakaran berawal saat pemilik rumah mendengar suara petir yang menggelegar. Katanya seperti menyambar di depan rumahnya.
Saat keluar rumah, yang bersangkutan melihat kepulan asap yang bersumber di depan rumah korban. "Setelah dicek oleh Pak Yusron, ternyata tumpukan kayu mebel miliknya terbakar," katanya.
Mengetahui itu, korban langsung berteriak minta tolong. Warga sekitar pun membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Api akhirnya dapat dipadamkan setelah disemprot air menggunakan mobil pemadam kebakaran.
Baca Juga: Inilah Pak Robyek, Dapat Bisikan Gaib Istrinya di Kuburan Minta Diperiksakan ke Dokter
Dari keterangan saksi korban, kebakaran diduga akibat korsleting listrik yang disambar petir.
"Diduga kebakaran tersebut terjadi karena petir yang menyambar kabel listrik dan mengakibatkan korsleting. Kami juga menemukan barang bukti seutas kabel yang terbakar," katanya menegaskan.
Berita Terkait
-
Inilah Pak Robyek, Dapat Bisikan Gaib Istrinya di Kuburan Minta Diperiksakan ke Dokter
-
Berat! Pria Ponorogo Ini Gali Makam Istri, Tak Percaya Sudah Mati, Mau Diajak Pulang
-
Kerugian Kebakaran Pabrik PT Dua Kelinci Ditaksir Mencapai Rp2 Miliar
-
Water Canon Polri Diterjunkan, Polisi Selidiki Kebakaran Pabrik PT Dua Kelinci
-
Bangunan Pabrik PT Dua Kelinci Terbakar, Api Berasal dari Gudang Oven
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Kota Blitar Selasa 24 Februari 2026, Bolehkah Makan dan Minum Setelah Imsak?
-
Kronologi 8 Ribu Ekor Anak Ayam Mati Terpanggang di Blitar, Hangus Usai Blower Kandang Meledak!
-
Nasabah BRI Hati-hati, Terjadi Penipuan Pakai File APK di Batang!
-
Gubernur Khofifah Serahkan Apresiasi 100 Seniman, 20 Juru Pelihara Cagar Budaya, 46 Sertifikat WBTB
-
Buka Bersama di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Khofifah Apresiasi Izin Kampung Haji Indonesia