SuaraJatim.id - Seorang maling motor berinisial TS, tertangkap di Kawasan Gununganyar, Surabaya, Jawa Timur ( Jatim ). Ia tertangkap usai mencuri Honda Beat.
Ia tertangkap setelah menabrak gerobak tahu tek saat dikejar-kejar oleh polisi. Ia sempat dihajar oleh warga setempat, Selasa (14/12/2021).
Ia ditangkap usai mencuri Honda Beat di Gununganyar Tambak bersama ketiga kawannya. Saat diperiksa, petugas mendapati kemaluan TS tertanami benda seperti kelereng. Temuan itu membuat petugas curiga bahwa tersangka adalah residivis.
Saat dikonfirmasi perihal temuan terhadap tersangka TS, Kapolsek Gununganyar membenarkan. "Iya mas benar," ujarnya, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com.
Berdasar informasi, ada tradisi narapidana menanam kelereng di lapas yang sering dilakukan oleh narapidana. Yakni, membuat benda bulat dari gagang sikat gigi kemudian menanamnya di kulit kemaluan.
Hal ini dilakukan untuk memuaskan pasangan mereka ketika sudah keluar dari penjara kelak.
Sebelumnya diberitakan beritajatim, TS (24) ditangkap Tim Anti Bandit Polsek Gunung Anyar usai mencuri sepeda motor di Gunung Anyar Tambak, Selasa, (14/12/2021) malam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, TS merupakan residivis dan anggota komplotan pencuri sepeda motor yang aktif di Surabaya dan Sidoarjo.
Darmiji (46) warga sekitar yang melihat kejadian tersebut menjelaskan, tersangka bersama 4 orang lainnya yang menggunakan sepeda motor Suzuki Satria S 2775 QR dan satu Honda Beat hasil curian kabur dari jalan Tambak Oso, Surabaya.
Baca Juga: Pejabat Satpol PP Pemkot Surabaya Kedapatan Nyabu
"Dikejar orang banyak mas, sampe sempat dipukuli. Jadi sepeda motor itu kencang sekali trus nabrak tahu tek jatuh yang naik satria mas," ujar Darmiji, Kamis, (16/12/2021).
Sementara itu ketiga pelaku yang menggunakan Honda Beat hasil curian berhasil kabur dari kejaran massa.
Berita Terkait
-
Pejabat Satpol PP Pemkot Surabaya Kedapatan Nyabu
-
Jadwal Vaksinasi Surabaya Hari Ini Jumat 17 Desember 2021
-
Apes, Maling Motor di Depok Tertangkap Karena Lupa Matikan Fitur Live Location
-
Hajar Petugas Linmas hingga Opname, Warga Sidoarjo Diringkus Polisi
-
Best 5 Oto: Moto Guzzi Dikirim, Toprak Razgatlioglu Kenalan Lama Bos Yamaha Indonesia
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Kemiskinan Ekstrem Jatim Tersisa 0,29%, Gubernur Khofifah: Bukti Intervensi Kesejahteraan Masyarakat
-
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Kota Kediri, Sediakan Sembako Murah Jelang Iduladha
-
Jelang Iduladha, Khofifah Gelar Pasar Murah di Kediri Pastikan Sembako Terjangkau
-
Tragedi Halal Bihalal di Musala Mojokerto: Tiga Jemaah Tersengat Listrik, Satu Tewas
-
Petani Tua Tewas Seketika Usai Vario Ngebut Hantam Suzuki Smash di Bojonegoro