SuaraJatim.id - Eks pengungi Syiah Sampang di Rumah Susun (Rusun) Jemundo Sidoarjo Jawa Timur ( Jatim ) gagal dipulangkan ke kampung halamannya di Madura.
Sebanyak 26 mantan pengikut Syiah itu rencananya bakal dipulangkan ke Sampang pada 22 Desember 2021 lalu. Namun upaya tersebut gagal lantaran sejumlah persoalan.
Hal ini seperti disampaikan Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Sampang, Faisol Ramdhoni. Ia menjelaskan sejumlah alasannya.
"Pemulangan itu butuh penyiapan seperti pembangunan rumah, pekerjaan, pendidikan untuk anak-anak hingga kondusifitas sosial politik di desa," katanya seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Senin (27/12/2021).
Faisol menyebut pemulangan mantan pengikut Syiah itu butuh kajian mendalam dan perencanaan yang matang. Sebab hal ini juga berkaitan dengan kesiapan anggaran, agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
"Keamanan juga menjadi pertimbangan penting apalagi saat ini masih dalam susana Natal dan persiapan memasuki pergantian tahun," ujarnya.
Sayangnya, hingga berita ini ditulis Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sampang, Muhammad Anang Djoenaidi belum bisa dimintai keterangan meski nomer telpon yang bersangkutan dalam kondisi aktif.
Tag
Berita Terkait
-
Usai Evakuasi Sarang Tawon Vespa, 7 Petugas Damkar Sampang Dilarikan ke Ruma Sakit
-
Tempat Hiburan di Sidoarjo Akan Ditutup Kalau Tak Patuhi Prokes Saat Libur Akhir Tahun
-
195 Kendaraan Dinas Pemkab Sampang Menunggak Pajak
-
Polisi Gadungan Tipu Warga Sidoarjo Hingga Puluhan Juta
-
Aksi Tipu-tipu Polisi Gadungan Di Sidoarjo: Ngakunya Anggota, Ternyata Residivis Pencurian
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Bea Cukai Jaga Penerimaan Negara di Tengah Tekanan Global, Industri Tembakau Jadi Sorotan
-
Datang ke Pendopo Ingin Menghadap Plt Bupati Tulungagung, Kadis Damkar Kaget Disambut Tim KPK
-
Batu Raksasa Terjang Fortuner di Jalur Trenggalek-Ponorogo, Jalur Nasional Lumpuh Total
-
Akhir Pelarian Ratu Kredit Fiktif Rp9,6 Miliar Asal Surabaya: 6 Tahun Sembunyi Diciduk di Jaksel
-
Bocah 3 Tahun di Kediri Tewas dengan Tubuh Penuh Lebam: Ayah, Ibu, dan Nenek Dibawa Polisi