SuaraJatim.id - Penyelidikan kasus ambrolnya proyek jembatan menewaskan dua pekerja di Desa Grogol, Kabupaten Ponorgo terus berlangsung. Polisi bahkan meminta bantuan ahli konstruksi.
Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Jeifson Sitorus mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil audit konstruksi dari pakar atau ahli di bidang tersebut. Audit dilakukan dari pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Ponorogo didampingi Dinas PU Provinsi Jawa Timur.
“Kita masih menunggu hasil audit dari tim ahli. Merekalah yang berwenang dan memiliki keahlian audit,” kata Jeifson mengutip dari Beritajatim.com --jejaring media Suara.com, Minggu (2/1/2022).
Sejauh ini, lanjut dia, penyidik telah meminta keterangan 22 orang saksi. Mulai masyarakat sekitar lokasi proyek, Dinas PU, pelaksana proyek dan pihak terkait lainnya.
“Saksi sudah ada 22 orang. Baik dari masyarakat sekitar lokasi, Dinas PU, pelaksana dan pihak terkait,” sambungnya.
AKP Jeifson mengungkapkan, bahwa pihak pekerja yang riil mengerjakan proyek pembangunan jembatan itu ternyata tidak sesuai dengan dokumen resmi.
“Saya tidak mengatakan itu pinjam nama lho, tetapi faktanya yang mengerjakan itu bukan CV pemenang lelang sebagai mana pada kontraknya. Namun, yang mengerjakan pihak lain,” katanya.
Kepolisian juga telah menyarankan agar dinas bersangkutan berkoordinasi dengan ahli terkait kelanjutan dari proyek tersebut. Terutama perihal pembayaran yang dilakukan oleh negara.
“Kita sarankan untuk pihak dinas koordinasi dengan ahli terkait tindak lanjut proyeknya. Pembayaran yang sudah dilakukan negara masih 30 persen dari nilai proyek Rp 835 juta,” pungkasnya.
Baca Juga: Santri Diduga Dicabuli Pengasuh Ponpes di Ponorogo, Modusnya Minta Dipijit
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Heboh Gawang Persebaya Dicuri, Dipatahkan Jadi 16 Potong, Dua Pria Kini Berakhir Apes
-
Api Mengamuk di Kawasan Bromo, Akses Wisata dari Lumajang dan Malang Ditutup
-
Demi Selamatkan Nyawa Sang Ibu, Pengusaha Bawean Rogoh Kocek Ratusan Juta untuk Sewa Pesawat
-
Siapa Sari Sukoco? Korban KMP Mutiara Sentosa 2 yang Tak Pernah Sampai di Pelaminan
-
Bukan Terbakar: Terungkap Misteri Penyebab Tewasnya Korban KMP Mutiara Sentosa 2