SuaraJatim.id - Pasca praperadilan yang dilayangkan MSAT (39), tersangka kasus pencabulan santriwati ditolak hakim Pengadilan Negeri (PN) Jombang. Kepolisian Daerah Jawa Timur meminta agar MSAT menyerahkan diri.
Kepala Sub Direktorat Remaja, Anak dan Wanita Polda Jatim AKBP Hendra Eko Yulianto mengimbau agar putra kiai terkemuka di Jombang itu bertindak kooperatif dan segera menyerahkan diri.
"Kami berharap tersangka MSAT kooperatif, segera menyerahkan diri ke polisi. Jika tersangka tidak kooperatif maka akan dilakukan upaya hukum," kata Hendra, Kamis (27/1/2020).
Ultimatum yang ditujukan kepada MSAT ini bukan tidak beralasan. Sebab, sejak menyandang status tersangka pada Desember 2019 silam, MSAT selalu mangkir dari panggilan penyidik kepolisian. Polisi pun seakan kesulitan untuk menghadirkan MSAT, kendati hanya sebatas untuk pemeriksaan.
"Segera kami akan laporkan ke pimpinan hasil hari ini (sidang). Tahap berikutnya akan kami persiapkan setelah gelar perkara," sambung kuasa hukum Polda Jatim Rahmad Hardadi.
Sementara itu, kuasa hukum MSAT Rio Ramabaskara saat dikonfirmasi terkait imbauan Polda Jatim agar MSAT menyerahkan diri, tidak bisa memberikan penjelasan. Ia mengatakan tugasnya saat ini selaku kuasa hukum hanya memberikan pendampingan hukum kepada MSAT.
"Domain kami adalah sebagai kuasa hukum dalam tahap melakukan pendampingan dan advokasi. Kalau soal diserahkannya MSAT itu domain penyidik," kata Rio singkat.
Kontributor: Zen Arifin
Baca Juga: Tok..! Hakim Tolak Praperadilan Anak Kiai Jombang Tersangka Pencabulan, Kasus Bisa Dilanjutkan
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Kick Off BRI Consumer Expo 2026 Jadi Momentum Second Engine of Growth
-
Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Jateng Perdana 2026 dan Sukses Catatkan Transaksi
-
Jembatan Darurat di Probolinggo Putus Lagi Diterjang Banjir Ekstrem, Akses Warga Terancam
-
Puting Beliung Terjang 2 Desa di Blitar, 4 Rumah Warga Rusak
-
5 Fakta Korupsi Lampu Hias Probolinggo, Modus Alih Pekerjaan Terbongkar