SuaraJatim.id - Tragis nian nasib Ahmad Safari (35), pekerja konstruksi di Desa Pungging RT 03 RW 04 Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto Jawa Timur ( Jatim ).
Korban tewas seketika gegara terpeleset lalu jatuh dari lantai 3 bangunan rumah yang sedang dibangun. Peristiwa ini terjadi kemarin, Selasa (01/02/2022) sekitar pukul 13.00 WIB.
Ahmad Safari, warga Desa Terik RT 007 RW 003 Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo, itu terpeleset saat memasang kerangka baja ringan untuk atap rumah milik Surono. Hal ini seperti disampaikan Kapolsek Pungging AKP Margo Sukwandi.
Kapolsek melanjutkan, ada tiga pekerja konstruksi di proyek pembangunan rumah milik Surono. Sebelum kecelakaan kerja, korban memasang dan menyambung rangka atap rumah dari galvalum di sisi timur bangunan dengan ketinggian kurang lebih 12 meter dari lantai dasar.
"Saat itu, posisi korban ada di lantai tiga dengan ketinggian sekitar 11,7 meter dari lantai dasar. Saat melakukan pengerjaan tersebut korban terpeleset hingga jatuh ke lantai dasar," ujarnya.
"Dugaan sementara korban terpeleset saat memasang baja ringan kerangka atap," kata Margo menambahkan, seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Rabu (02/02/2022).
Diduga korban tidak memakai peralatan safety sehingga korban langsung terjatuh ke lantai dasar dari ketinggian kurang lebih 12 meter. Korban tewas di lokasi kejadian dengan luka parah di bagian kepala dan patah tulang pada jari tangan kanan korban.
"Korban meminggal di lokasi karena mengalami luka di kepala (kepala terbentur lantai) dan patah tulang pada jari tangan kanan korban. Pada saat melakukan pekerjaan tersebut korban tidak menggunakan alat-alat keselamatan kerja (helm, sarung tangan, sabuk pengikat badan, tali pengaman)," katanya.
Setelah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), jenazah korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek, Kecamatan Porong, Kabupaten Pasuruan. Sementara, petugas memasang garis polisi di lokasi kejadian.
Baca Juga: Kecelakaan di Jalur Mojokerto - Kota Batu Makan Korban
"Pemilik rumah atau pemberi pekerjaan ini masih kami minta keterangan lebih lanjut sejauh mana keterlibatan atau tanggung jawab yang bersangkutan. Untuk sementara, pembangunan rumah Surono dihentikan guna penyelidikan lebih lanjut," ujarnya menegaskan.
Berita Terkait
-
Kecelakaan di Jalur Mojokerto - Kota Batu Makan Korban
-
Menengok Perayaan Tahun Baru Imlek di Klenteng Hok Sian Kion Mojokerto, Warga Lintas Agama Turut Bantu Persiapan
-
Drama Penyelamatan Jari Bocah Terjepit Setir Sepeda, Petugas Damkar Sampai Gunakan Gerinda
-
Pemkab Mojokerto Bakal Tertibkan Warung Remang-remang Disinyalir Jadi Tempat Prostitusi
-
Ayo Ikuti Vaksin Booster, Ini Jadwal Vaksinasi Dosis Ketiga di Kabupaten Mojokerto
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
Pilihan
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
Terkini
-
Masuk Raudhah, Khofifah Kenang Kisah Tiang Aisyah dan Doakan Orang Tua Masuk Surga
-
Penindakan Parkir di Surabaya Meledak, Aduan Jukir Nakal Tembus 1.136 Kasus
-
Perhatian Lebih untuk Kesehatan Nasabah, BRI Private Hadirkan Medical Check Up Premium
-
BRI inFrame 2026 Kembali Digelar, Menangkap Cerita Ekonomi Kerakyatan Indonesia
-
Ngaku Dukun Bisa Lihat Makhluk Gaib, Pria di Surabaya Ditangkap Polisi Usai Cabuli 3 Anak