SuaraJatim.id - Penipu dengan modus mengaku sebagai intel polisi kemudian memperdayai korbannya terjadi di Kabupaten Tuban Jawa Timur ( Jatim ).
Korban berninisial TS (38) warga Desa Mojomalang Kecamatan Parengan. Ia menjadi korban penipuan seorang pria berinisial B (38) warga Desa Bareng Kecamatan Ngasem.
Plaku B mengaku sebagai intel yang berdinasi di Polres Bojonegoro. Kedok pelaku terungkap dan kini Ia harus berurusan dengan polisi sungguhan.
Seperti disampaikan Kapolres Tuban AKBP Darman. Ia mengatakan, B telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penggelapan dan penipuan.
Dalam menjalankan aksinya, tersangka mengaku sebagai anggota Intelijen (Intel) Polres Bojonegoro. Dia juga mengaku sebagai kontraktor.
Kemudian tersangka meminjam uang kepada korban untuk kebutuhan pekerjaan proyek sebesar Rp 90 juta dengan menjanjikan keuntungan dan akan mengajari korban belajar sebagai kontraktor.
"Korban memberikan uang yang diminta tersangka secara bertahap," kata Darman seperti dikutip dari suaraindonesia.co.id jejaring media suara.com, Rabu (16/2/2022).
Setelah uang diberikan korban, lanjut Darman, tersangka justru menggunakan uang tersebut untuk membeli kendaraan bermotor.
"Tersangka menjalankan aksinya kurang lebih selama satu bulan sejak tanggal 13 Januari," katanya menegaskan.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasal 372 KUHP dengan hukuman penjara maksimal empat tahun.
Berita Terkait
-
Viral Rekaman CCTV Mama-mama Muda Nekat Curi Motor di Parkiran Swalayan Tuban
-
Perempuan Muda Mojokerto, Eks Karyawan Ajinomoto Diamankan Gegara Kasus Penipuan Rekrutmen Pegawai
-
4 Fakta Kejamnya Ponakan Bunuh Paman Sendiri di Tuban Gegara Bangkai Ayam
-
Catat! 3 Kecamatan di Kudus Bakal Dilewati Proyek Tol Demak-Tuban, Ini Deretan Lengkapnya
-
Hartono Menyesal Telah Bacok Pamannya Sendiri Hingga Tewas di Tuban: Saya Enggak Sadar Berapa Kali Saya Bacok..
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Mau Ajukan Kartu Kredit Online? Kenali 4 Pilihan Kartu Kredit Bank Mega dan Keunggulannya
-
Didesak Mahasiswa, Dua Universitas di Jember Ogah Tanda Tangan Penolakan SPPG di Kampus
-
Jebol di Siang Bolong: Tahanan Narkoba Rutan Bangil Kabur Lompat Tembok
-
Teka-teki Mayat Wanita di Mobil Bandara Juanda Terkuak: Ternyata Pejabat di Pemkab Bangkalan
-
Nestapa Peternak Ayam Petelur di Magetan: Pakan Mencekik, Hasil Ternak Jadi Pajangan Gudang