SuaraJatim.id - Aksi solidaritas mendukung warga Desa Wadas yang menolak adanya pertambangan batu di desa tersebut terus mengalir. Kali ini datang dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mojokerto.
Puluhan mahasiswa ini melakukan aksi solidaritas di Mapolres Mojokerto. Selain mendukung warga Desa Wadas yang kini tengah berjuang melawan adanya pertambangan batu, para mahasiswa ini juga mengkritik maraknya tambang galian C ilegal di Bumi Majapahit.
Pantauan di lokasi, aksi ini berlangsung sejak pukul 14.00 WIB. Dengan membentangkan spanduk bertuliskan "Tolak Galian C Ilegal di Mojokerto" para mahasiswa ini juga menyampaikan orasi perihal keberadaan galian C ilegal yang sampai saat ini bebas beroperasi di Kabupaten Mojokerto.
"Aksi ini bentuk solidaritas kami kepada warga Wadas yang saat ini tengah berjuang melakukan perlawanan menolak tambang. Kita juga menyuarakan banyaknya galian C ilegal yang ada di Mojokerto," kata Koordinator aksi Ana Yuskristiyanigsih, Rabu (23/2/2022).
Ana menyebut, sejauh ini keberadaan tambang galian C ilegal di Kabupaten Mojokerto begitu banyak. Berdasarkan data yang dikantongi pihaknya, ada sebanyak 57 titik lokasi galian C tak berizin yang masih beroperasi sampai saat ini.
"Sesuai data yang kita dapat di lapangan kurang lebih ada 57 galian yang tersebar di Mojokerto, dari mulai Ngoro, Jatirejo, Gondang hingga Pacet," ucap Ana.
Tak hanya tak mengantongi izin, keberadaan galian C ilegal itu juga mengancam kelestarian lingkungan. Bahkan kata Ana, ada beberapa lokasi galian C ilegal yang berada di area Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).
Maraknya galian C ilegal yang masih beroperasi di wilayah Kabupaten Mojokerto ini, lanjut Ana tak lepas dari lemahnya kinerja aparat kepolisian. Utamanya dalam memproses hukum para pelaku atau cukong-cukong para pemilik galian C ilegal.
"Kalau menurut kita, tindakan tegas dari polisi ini belum, karena masih ada beberapa galian ilegal yang beroperasi sampai saat ini," jelas Ana.
Baca Juga: Guru Prank Polisi di Mojokerto, Ngaku Rp150 Juta Amblas Dirampok
PMII lanjut Ana, mendesak Polres Mojokerto untuk menindak tegas para pelaku galian C ilegal di Kabupaten Mojokerto. Menurutnya, jangan sampai aksi penolakan keberadaan tambang yang terjadi di Desa Wadas, terulang di Mojokerto.
"Semoga insiden serupa tidak sampai terjadi di Mojokerto. Kami berharap polisi bertindak tegas," ucap Ana.
Sementara itu, Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar mengatakan, akan segera menindak lanjuti perihal maraknya galian C ilegal di Mojokerto. Termasuk mengintruksikan jajarannya untuk menindak tegas para pelakunya.
"Dari beberap hal yang dilaporkan, kita tidak tinggal diam dan juga tindakan dan turun lapangan," kata Kapolres.
Hanya saja, kata Kapolres, dalam perkara galian C pihaknya tidak bisa bergerak sendiri. Kapolres menyampaikan, dalam penindakan di lapangan harus melibatkan sejumlah pihak dan instansi-instansi terkait.
"Sama sama mengawasi karena ini adalah tungas bersama, dan saya juga sangat berterimakasih atas masukan dari sahabat PMII, ini kita jadikan semangat dalam menjalankan tugas," tukas Kapolres.
Berita Terkait
-
Guru Prank Polisi di Mojokerto, Ngaku Rp150 Juta Amblas Dirampok
-
Pusat Studi Agraria IPB Bongkar Kejanggalan AMDAL Penambangan Batuan Andesit di Desa Wadas
-
Maling Bobol Minimarket di Mojokerto, Uang Rp 24 Juta di Brankas dan Rokok Berbagai Merek Raib
-
Selesaikan Konflik Desa Wadas, PBNU akan Bantu Mencari Titik Temu Permasalahan Warga
-
Disebut Tolak Dampingi Kasus Pelempar Molotov ke Pos Polisi di Bekasi, YLBHI Buka Suara
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Misteri Pria Ber-sweater Hitam: Jasad Tanpa Identitas Mengambang di Arus Dam Rolak 9 Mojokerto
-
Misteri Kematian ASN Bangkalan di Bandara Juanda: Sosok Pria Bermasker Jadi Sorotan
-
Pasien Gaib dan Tagihan Palsu: Skandal Besar Korupsi JKN Jember Terbongkar
-
Penjual Es Hingga Penjaga Warkop Ikut Diciduk Polisi Saat Demo di Grahadi
-
Indonesia Sekarat! Amuk Massa di Grahadi dan Meme Kowarso yang Membakar Surabaya