SuaraJatim.id - Diduga preman jadi bulan-bulanan warga di Jalan Raya Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, lantaran kepergok memalak atau memeras sopir truk, Jumat (4/3/2022).
Aksi pengeroyokan itu terekam kamera ponsel warga. Tampak terduga preman memakai kaos warna ungu hitam jadi sasaran amukan massa. Kemudian datang seorang berpakaian jaket warna merah melerai aksi kekerasan tersebut.
Pemilik warung, Yanti (50) mengatakan, pria diduga preman itu dihajar lantaran meminta uang secara paksa kepada sopir truk asal Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang.
“Ada masalah orang minta pajak mobil. Mintanya di By Pass Mojoagung. Dikasih sedikit tidak mau. Paling banyak Rp500 ribu,” ungkapnya mengutip Beritajatim.com.
Masih kata pemilik warung, usai mendapatkan uang hasil pemalakan sekitar Rp 900 ribu tersebut, pelaku ngopi di salah satu warung di area PPST. Tiba-tiba puluhan orang datang dan menarik pelaku keluar warung dan menghajar pelaku. Akibatnya pelaku babak belur di hajar massa dan terluka di bagian wajah.
“Yang dihajar satu orang, yang menghajar ada 25 an. Ramai tadi. Wajahnya babak belur. Namanya Dani, yang dihajar, orang Kedung Bendo. Itu daerah Brangkal, Sooko. Tidak lama polisi datang dan dibawa,” katanya.
Aksi pengroyokan tersebut diketahui petugas. Pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Mojokerto guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Tak Ada Jembatan: Pelajar Sampang Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai demi Pendidikan
-
HUT ke-733 Surabaya: Armuji Beber Keberhasilan Kota Pahlawan di Berbagai Bidang
-
Dorong Efisiensi Korporasi, Tata Kelola BUMN Berbasis GCG Tuai Apresiasi
-
Pascakecelakaan Maut Wonokitri, BB TNBTS Bongkar Ulang Standar Keamanan Jip Bromo
-
Detik-Detik Ban Elf Meledak di Tol Jomo: Mobil Oleng dan Terbalik, Satu Orang Alami Luka Berat