SuaraJatim.id - Warga Dusun Mondis Laok Desa Sokobanah Tengah Kecamatan Sokobanah Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur digegerkan penemuan mayat Munasim.
Jasad kakek 70 tahun itu ditemukan sudah dalam kondisi membusuk. Mayatnya mengapung sungai Dusun Maserreng Desa Tamberu Laok kecamatan setempat.
Diduga, Munasim tewas terseret arus sungai. Ini berdasar penuturan warga setempat yang melihatnya sempat berjalan di pinggir sungai beberapa hari lalu.
Saat itu arus sungai sedang deras-derasnya. Sejak terlihat di pinggir sungai itu Munasim kemudian dinyatakan hilang sampai akhirnya tercium bau busuk oleh warga sekitar sungai.
Adalah Bu Buri (45) warga setempat yang mencium aroma busuk. Ia kemudian mencari sumber bau tersebut. Tidak lama menyusuri sungai, ia dikagetkan dengan penemuan mayat mengambang posisi terlentang.
Kapolsek Sokobanah, AKP Agung Joko Haryono saat dikonfirmasi mengatakan. Senin (7/3/2022) kemarin, pihaknya mendapat laporan warga bahwa ada mayat mengapung di sungai.
Sontak pihaknya langsung terjun ke lokasi dan melakukan evakuasi termasuk visum. "Hasil pemeriksaan saksi dan olah TKP korban sudah hilang sejak 4 hari sebelum ditemukan," katanya seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Selasa (8/3/2022).
Kemudian menurut keterangan keluarga, penglihatan korban kurang jelas dan mengalami keterbelakangan mental. "Pada saat itu korban pamit untuk mengikuti pengajian setelah sholat Jumat," katanya.
Lebih lanjut, dugaan sementara korban kala itu sedang berada di pinggir sungai dan terseret arus, mengingat situasi hujan dan debit air sungai tinggi.
Baca Juga: Lagi Nyuci Sepeda Malah Terpeleset Tercebur Waduk, Bocah 13 Tahun di Bojonegoro Tewas Tenggelam
"Hasil visum tidak ditemukan luka atau akibat tindakan kekerasan," katanya menegaskan.
Berita Terkait
-
Lagi Nyuci Sepeda Malah Terpeleset Tercebur Waduk, Bocah 13 Tahun di Bojonegoro Tewas Tenggelam
-
Berenang Pakai Galon di Danau Batusari Tangerang, Ridho Tewas Tenggelam
-
Tak Hanya Pamekasan, Sampang Juga Alami Banjir Sebegini Parah Sampai Rendam Kantor Polisi Hingga Layanan SIM Disetop
-
Sampang Madura Dikabarkan Lumpuh Total, Ribuan Rumah Warga, Perkantoran, Sekolah dan Jalanan Terendam Banjir
-
Sepekan, Dua Bocah Tewas Tenggelam di Bekas Galian Pasir Nongsa
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
BRI Sambut Tahun Kuda Api dengan Imlek Prosperity 2026
-
3 Fakta Ayah dan Anak Terseret Lahar Semeru, Siswi SD Hanyut 5 Meter di Sungai Regoyo
-
5 Fakta Begal Sadis di Pasuruan Bacok Dua Remaja, Yamaha N-Max Dibawa Kabur
-
Gubernur Jatim Dukung RSUD Dr Soetomo Ikuti Konferensi ACGME di Amerika Serikat
-
Jembatan Penghubunh 2 Desa di Ngawi Roboh Diterjang Banjir, Akses Warga dan PDAM Putus Total