Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Taufiq
Kamis, 31 Maret 2022 | 08:15 WIB
Emil Dardak dan Arumi Bachsin (YouTube.com)

Pengemudi truk dan kendaraan lainnya harus bersabar saat melintas di Jalan Daendels. Karena terlalu lama mengantre akibat macet, polisi yang bertugas mengatur arus lalu lintas juga membagikan air mineral dan nasi bungkus.

"Kemacetan cukup panjang akibat pengalihan arus lalin dari Lamongan karena jembatan ambles. Kami berusaha melancarkan arus lalin sambil membagikan air mineral dan nasi bungkus," kata Kapolsek Manyar AKP Windu Prayitno.

Lalu dari Jombang juga ada video viral Video sejumlah warga berjalan kaki di medan sulit menandu orang sakit. Mereka harus menempuh 4 kilometer untuk berobat.

Video yang berdurasi 2 menit 23 detik itu diunggah oleh pemilik akun Isntagram @wargajombang. Hingga siang ini, video tersebut sudah ditonton sebanyak 10.961 orang. Video itupun mendapat beragam komentar dari pada netizen.

Baca Juga: Emil Dardak Terpilih Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur: Mohon Doa Restunya

Dalam video tersebut, nampak puluhan warga berjalan menggotong seseorang, melewati medan yang terjal. Jalan berlumpur dengan lebar 2-3 meter, begitu licin membuat warga harus bahu membahu mempertahankan tandu agar pasien tidak jatuh.

Warga harus berjalan kaki kurang lebih sekitar 4 kilo meter untuk bisa tiba di jalan yang bisa dilalui mobil. Biasanya, dibutuhkan waktu sekitar 3 jam. Hal seperti ini, sudah sering kali terjadi.

Dari Madura, seekor ikan paus ditemukan mengapung di perairan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Rabu (30/3/2022). Paus tersebut ditemukan dalam keadaan mati.

Momen tersebut terekam dalam sebuah video amatir milik nelayan yang berada di lokasi. Video tersebut kemudian diunggah oleh akun instagram @infomdr.

Dalam video berdurasi singkat itu terlihat seekor ikan paus berada di tengah laut. Ikan paus tersebut terlihat tidak bergerak sama sekali.

Baca Juga: Imbas Pengalihan Lalu Lintas Gegara Jembatan Lamongan Ambles, Jalan Daedels Pantura Macet 9 Kilometer

Load More