SuaraJatim.id - Partai Demokrat memang 'melempem' sejak era tokohnya, Susilo Bambang Yudhoyono, tidak lagi menjabat presiden. Ditambah sejumlah elite-nya tersandung masalah korupsi.
Kondisi itu berimbas pada posisi partai di tingkat provinsi, termasuk di Jatim. Namun, hasil survei Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI) baru-baru ini menunjukkan posisi Demokrat sedikit membaik.
Seperti disampaikan Direktur ARCI Baihaki Sirajt. Ia menilai faktor Emil Elestianto Dardak memperkuat posisi Demokrat sebagai partai politik yang layak diperhitungkan di Jawa Timur.
"Selama ini, Demokrat memang memiliki kursi eksekutif, dan saat ini ada Emil Dardak. Ini keuntungan sendiri untuk Demokrat. Soal ramai-ramai di Musda itu tidak ada pengaruhnya," ujarnya ditemui usai pemaparan hasil survei di Surabaya, Kamis (12/5).
Emil Dardak yang merupakan Wakil Gubernur Jatim dan masih berusia muda, yakni 38 tahun, disebutnya mampu membuat pemilih milenial cenderung ke Demokrat.
Tapi, kata dia, karena pemilih milenial juga cenderung apatis maka Demokrat harus menggarap pemilih tradisional.
Lebih lanjut, Baihaki mengungkapkan faktor Demokrat dipimpin Emil Dardak saat ini memberi angin segar khususnya dalam meraup suara milenial.
"Ada juga faktor Emil Dardak yang memimpin Demokrat Jatim saat ini. Tapi semua tetap bergantung apakah partai mau menggarap basis dengan serius tidak," katanya.
Sementara itu, pada tingkat elektabilitas partai politik di Jatim dan jika Pemilu digelar saat ini, Partai Demokrat berada di posisi kelima dengan raihan suara 7,6 persen.
Baca Juga: KSBI Perjuangkan Marsinah Pahlawan Nasional, Wakil Gubernur Jatim Beri Dukungan
Sedangkan, empat partai politik di atasnya adalah PKB sebesar 19,9 persen, lalu PDI Perjuangan 16,2 persen, kemudian Gerindra 14, 9 persen dan Golkar 10,1 persen.
Di bawah Demokrat adalah NasDem sebesar 6,9 persen, lalu PPP 5,5 persen, kemudian PAN 3,2 persen serta PKS 2,7 persen.
"Sekali lagi, Partai Demokrat berpeluang naik karena banyak dilirik milenial," kata Baihaki.
Survei ARCI dilakukan pada 11-25 April 2022 di 38 Kabupaten/Kota Jatim dengan jumlah responden proporsional.
Survei ini menggunakan mutistage random sampling dengan jumlah responden sebanyak 1.200 orang, dengan margin of error sebesar tiga persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Populasi survei adalah warga Jatim yang sudah punya hak pilih dalam pemilihan umum, berusia 17 tahun atau lebih atau telah menikah. ANTARA
Berita Terkait
-
KSBI Perjuangkan Marsinah Pahlawan Nasional, Wakil Gubernur Jatim Beri Dukungan
-
Siapa Anak Khofifah yang Gabung Partai Demokrat? Kini Jadi Pendamping Emil Dardak di Jatim
-
Gaduh Politik! Nama Dicatut Jadi Pengurus Demokrat Jatim, Bupati Ngawi Membantah Tegaskan Masih Kader PDIP
-
Emil Elestianto Dardak Dilantik AHY Jadi Ketua DPD Demokrat Jatim Periode 2022-2027
-
Berkinerja Sangat Baik, Partai Demokrat Dukung Khofifah- Emil Dardak Jabat Dua Periode
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Khofifah Dampingi Ketua MA RI Sunarto Buka Kejurnas Tenis Beregu XX Piala Ketua MA di Malang
-
Jaringan Narkoba Sistem Ranjau Penjual 11 Ribu Pil Koplo di Gresik Akhirnya Terungkap
-
Peluang Emas! Sampang Buka Pendaftaran Sekolah Rakyat: Fasilitas Mewah, Kuota Terbatas
-
Ijab Kabul di Balik Borgol: Kisah Pasangan Pengedar 2 Ons Sabu yang Menikah di Polres Ngawi
-
Drama Tujuh Jam Pemadaman Api di Gudang Raksasa Jombang