SuaraJatim.id - Partai NasDem Gresik menegur dua anggotanya terlibat ritual pria menikahi dengan kambing di Pesanggrahan Kramat Ki Ageng Desa Jogodalu Kecamatan Benjeng.
Keduanya, yakni Nurhudi Didin Arianto dan Moh Nasir. Politisi NasDem yang juga anggota DPRD Gresik itu terlibat langsung pada ritual pria menikahi kambing.
Sehari sebelum ritual itu, Nurhudi mengundang koleganya karena akan ngunduh mantu di padepokannya. Setelah itu, ternyata pernikahan manusia dengan kambing.
Sekretaris NasDem Gresik, Ainul Fuad mengatakan, pihaknya telah menegur anggotanya yang terlibat. Bahkan, dia meminta agar persoalan ini tak terulang.
“Kami tahu dari media, langsung kami menggelar rapat kecil. Juga sudah memanggil yang bersangkutan untuk diklarifikasi. Itu hanya sebatas konten," katanya mengutip Timesindonesia.co.id jejaring Suara.com, Rabu (8/7/2022).
Terkait dengan sanksi, ungkap Fuad menyerahkan hasil klarifikasi kepada DPW untuk diteruskan kepada DPP. Sebab, di Nasdem, lembaga untuk mengadili anggota hanya Mahkamah Partai yang ada di DPP.
“Kami tidak berwenang menjatuhkan sanksi. Kami serahkan kepada keputusan Mahkamah Partai nanti seperti apa. Hasil ini kita teruskan ke DPW," imbuhnya.
Dalam kesempatan ini, Nurhudi menyatakan permintaan maaf karena dia telah membuat kegaduhan. Dia pun beralasan, bahwa ritual menikahi kambing itu hanya sebatas konten.
"Kami mohon maaf, saya secara pribadi kepada seluruh masyarakat juga kepada NU, Muhammadiyah, Kemenag, MUI dan seluruh masyarakat Indonesia. Demi Allah saya tak punya niat macam-macam," terangnya.
Terkait adanya pemanggilan MUI, Nurhudi siap datang mengklarifikasi. Saat ini, dia hanya bisa pasrah dan menghadapi permasalahan ini. Dia mengaku salah.
"Apapun saya salah, tak ada niat menistakan agama. Konten yang dibuat ini memang viral, walaupun mahal tebusannya," ucapnya politisi Nasdem Gresik yang terlibat dalam video viral pria menikahi kambing.
Berita Terkait
-
Nasdem Pastikan Tak Akan Usung Kader Internal Di Pilpres 2024, Jaring Nama Calon Lewat Rakernas
-
Pria Madura Loncat dari Jembatan Suramadu Ditemukan Tewas di Perairan Gresik
-
NasDem Bakal Tentukan Arah Koalisi Kalau Sudah Punya Capres yang Diusung
-
Terlibat Ritual Pria Menikah dengan Kambing, Pimpinan DPRD Gresik Turun Tangan Investigasi Anggotanya
-
Eks Anggota HTI dan FPI Dukung Anies Baswedan Jadi Capres 2024, Sekjen NasDem: Masyarakat Punya Hak untuk Deklarasi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Datang ke Pendopo Ingin Menghadap Plt Bupati Tulungagung, Kadis Damkar Kaget Disambut Tim KPK
-
Batu Raksasa Terjang Fortuner di Jalur Trenggalek-Ponorogo, Jalur Nasional Lumpuh Total
-
Akhir Pelarian Ratu Kredit Fiktif Rp9,6 Miliar Asal Surabaya: 6 Tahun Sembunyi Diciduk di Jaksel
-
Bocah 3 Tahun di Kediri Tewas dengan Tubuh Penuh Lebam: Ayah, Ibu, dan Nenek Dibawa Polisi
-
Mencekam! Detik-Detik Kades di Lumajang Dibantai Belasan Pria Misterius di Rumah Sendiri