SuaraJatim.id - Beberapa waktu lalu Surabaya dihebohkan dengan peristiwa tawuran sejumlah pemuda di kawasan Pacar Keling, Jumat (17/06/2022).
Satu orang mengalami luka bacok dalam peristiwa tawuran tersebut. Polisi sudah melakukan penyelidikan. Satu orang ditangkap sebagai pelaku pembacokan dan ditetapkan sebagai tersangka.
Pelaku berinisial IR (25), sementara korban bernama Edi (25). Pelapor kasus ini adalah RC, kakak tiri Edi. Ia melaporkan kasus pembacokan terhadap adik tirinya itu.
Belakangan, RC ikutan ditangkap polisi lantaran terlibat dalam tawuran. Hal ini disampaikan Kapolsek Tambaksari, Kompol M Akhyar. Ia mengatakan, RC ditangkap lantaran ikut tawuran dan membawa pedang bertuliskan arab dengan panjang hampir 1 meter.
“Kami tangkap pada Senin (20/06/2022) karena membawa sajam saat tawuran,” ujar Akhyar, dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Kamis (23/06/2022).
Dari rekaman video yang diterima polisi, RC dengan menggunakan baju garis-garis berwarna merah dan hitam serta celana doreng tampak mengayunkan pedang untuk mengancam musuhnya.
“Terbukti ikut tawuran dan mengayunkan sajam sehingga saudaranya Edi dalam peristiwa itu mengalami luka sabetan,” kata Akhyar.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pria yang sehari-hari menjadi tambal ban tersebut dijerat dengan pasal 2 ayat (1) UU. Darurat no 12 tahun 1951 tentang kepemilikan sajam dengan ancaman 10 tahun penjara.
Sebelumnya, usai menyelidiki dan memeriksa Tempat Kejadian Perkara (TKP) tawuran antar pemuda di Jalan Pacar Keling, Jumat (17/06/2022) sekitar pukul 00.30 WIB.
Baca Juga: Mengenal Budidaya Magot dari Pojok Krembangan Surabaya dan Rupa-rupa Manfaatnya
Anggota Unit Reskrim Polsek Tambaksari menangkap satu pemuda yang diduga ikut dan melakukan sabetan kepada Edi (25), bapak 4 anak yang juga terlibat dalam tawuran.
Kanit Reskrim Polsek Tambaksari, Iptu Agus Suprayogi menjelaskan, pihaknya telah menangkap IR (25) yang terlibat dalam tawuran tersebut. Saat ini, pihaknya masih melakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut.
“Satu pelaku sudah kami amankan Jumat (17/06/2022) siang. Diduga dia yang membacok korban dan kami masih melakukan pengembangan,” katanya menegaskan.
Berita Terkait
-
Mengenal Budidaya Magot dari Pojok Krembangan Surabaya dan Rupa-rupa Manfaatnya
-
Wabah PMK di Probolinggo Masih Tinggi, Tapi Vaksinasi Belum Jelas Sampai Kini
-
The Westin Surabaya Peringati Hari Lari Sedunia dengan Menggelar Westin Vertical Run 2022
-
Ribuan Galon Air ZamZam Akan Dibagikan Gratis ke Jamaah Haji dari Embarkasi Surabaya
-
Putra Buya Arrazy Hasyim Tertembak Pistol Polisi hingga Riuh PN Surabaya Sahkan Nikah Beda Agama
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Teka-Teki Mayat Wanita di dalam Innova Pelat Merah di Parkiran Terminal 1 Bandara Juanda
-
Napas Sesak di Tengah Malam: Warga Plemahan Jombang Geruduk Pabrik Plastik yang Mencemari Lingkungan
-
3 Kali Dihantam Ombak, Nakhoda Tenggelam di Perairan Tanjungsari Pasuruan Ditemukan Tewas
-
Jeritan UMKM Probolinggo di Tengah Pemadaman Listrik Bergilir
-
Sembunyikan Sabu di Area Vital, Wanita Ini Tak Berkutik di Tangan Petugas Lapas Surabaya