SuaraJatim.id - Kepolisian menetapkan sebanyak 5 tersangka karena menghalang-halangi penangkapan pelaku pencabulan santri Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) di Pondok Pesantren Shiddiqqiyyah Jombang.
Dari kelima tersangka ini mempunyai peran berbeda-beda, terutama saat berupaya mencoba menghalang-halangi penangkapan paksa MSAT pada Kamis (7/7/2022) kemarin. Penangkapan paksa dilakukan sebab tersangka berulangkali mangkir dari pemanggilan.
"Pada saat kita melakukan upaya paksa, atau pada saat akan menangkap pelaku cabul atas nama MSAT di wilayah Ploso Jombang, hari Minggu lalu kita sempat diadang oleh sebuah mobil Panther namun berhasil kabur," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto, Jumat (8/7/2022) malam ini.
"Kemudian pada saat kamu melakukan upaya paksa kemarin di Ponpes tersebut, kita juga dihadang oleh beberapa orang di sana sehingga kita melakukan upaya paksa untuk menangkap," ujarnya.
Penetapan tersangka pada 5 orang ini berdasarkan dari Pasal 19 UU RI Nomor 12 tahun 2022, tentang upaya menghalangi petugas dalam melakukan penangkapan maupun penyidikan terhadap kasus pencabulan santri oleh MSAT.
Selain itu, penangkapan dari 5 tersangka ini dilakukan saat adanya upaya menghalangi polisi untuk menjemput paksa atau menangkap DPO MSAT di area Pondok Pesantren.
"Pada kesempatan itu, kami berhasil menangkap DD yang merupakan sopir Panther sampai Ponpes tersebut. Kemudian kita juga mengamankan 320 orang yang sebagian di situ adalah anak-anak," ujarnya.
"Kemudian kita pilah-pilah dan simpulkan, ada 5 orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Namun demikian baru seorang yang kita tahan karena sudah memenuhi unsur-unsur untuk melakukan upaya penyidikan," ujar Dirmanto.
Saat ini, Polres Jombang dan Polda Jatim sudah dipastikan melakukan penahanan terhadap 1 orang yang sebelumnya melakukan tindakan menghalangi petugas menangkap pelaku cabul, dengan menabrakan mobil panther ke kendaraan polisi yang saat itu mengejar tersangka.
Baca Juga: Pelaku Pencabulan di Jombang Menyerahkan Diri, Polisi Tetapkan Lima Tersangka
"Kemudian yang 4 masih dalam proses untuk gelar perkara di Polres Jombang. Jadi 5 orang ini termasuk sopir (Panther)," ujarnya.
Meski begitu, lanjut Dirmanto, proses hukum pada 5 tersangka ini akan dilakukan di Polres Jombang. "Penahanan akan dilakukan di Polres Jombang. Nanti kita tunggu persidangan (5 tersangka) dari Kejaksaan dan Polres Jombang," ungkapnya.
Ini daftar tersangka ditulis inisial dan peran-perannya upaya untuk menghalangi petugas menangkap pelaku cabul.
Nama : DD
Umur : 32 Tahun
Alamat : Kec. Ploso, Kab Jombang
Perbuatan : Mengahalangi petugas yang melakukan penangkapan menggunakan mobil panther
Nama : WH
Umur : 38 Tahun
Alamat : Kec. Waru Kab. Sidoarjo
Perbuatan : Menabrak Barikade petugas di pintu pondok menggunakan sepeda motor
Nama : MR
Umur : 19 Tahun
Alamat : Kec. Ploso, Kab Jombang
Perbuatan : Menyiram Kasat Reskrim Polres Jombang menggunakan air panas
Tag
Berita Terkait
-
Pelaku Pencabulan di Jombang Menyerahkan Diri, Polisi Tetapkan Lima Tersangka
-
Kasus Anak Kiai Jombang, Lima Orang Jadi Tersangka
-
Kemenag Setop Bantuan Dana Operasional untuk Ponpes Shiddiqiyyah Jombang
-
Selain Cabut Izin, Kemenag Jatim Juga Stop Semua Bantuan Dana Operasional Pesantren Shiddiqiyah
-
Ratusan Pendukung Anak Kiai Jombang Bersyukur Diizinkan Meninggalkan Kantor Polisi
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
ADVAN Ajak Komunitas Pelari Malang Hidup Aktif lewat Run Like a Pro
-
BRI Money Changer, Tukar Valas Kini Lebih Mudah di Lokasi Terdekat
-
Nekat! Kecanduan Judi Online, Dua Remaja Bobol 13 Sekolah di Tuban-Rembang
-
Pilu! Hilang Dini Hari, Mbah Lastri Ditemukan Tak Bernyawa di Jurang Magetan
-
BRI Peduli Temani Langkah Mahesa, dari Jalan Kaki Terjebak Banjir Rob Kini Pakai Sepeda