SuaraJatim.id - Ketua Women Crisis Center (WCC) Mojokerto Yuni Safera mengungkapkan, pihaknya menerima enam laporan kasus anak di Mojokerto Raya. Mulai dari laporan kekerasan terhadap anak, penelantaran hingga Kekerasaan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
“Korbannya mencapai puluhan seperti kasus pencabulan oleh oknum guru ngaji di Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto,” ungkapnya, Sabtu (23/7/2022).
Pihaknya berharap, orang tua, masyarakat, hingga negara mendukung perlindungan kepada anak-anak. Sehingga di peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2022, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran tentang hak-hak anak.
“Anak-anak yang kurang beruntung dalam kehidupan, serta permasalahan anak lainnya yang perlu di atasi bersama. Kami meminta perhatian yang lebih kepada pemerintah untuk menyelesaikan masalah kekerasan seksual pada anak dan bisa memberikan perlindungan kepada anak,” katanya.
Sehingga pihaknya berharap dapat mendorong langsung berbagai pihak untuk memberikan kepedulian langsung di tengah-tengah masyarakat.
“Anak-anak merupakan aset penerus bangsa yang akan memimpin di kemudian hari. WCC Mojokerto mengajak pada semua elemen bangsa, bersama-sama memerangi tinggi kekerasan seksual terhadap anak dengan berperan aktif sebagai polisi masyarakat,” ujarnya.
Pihaknya juga meminta tindak tegas pelaku kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak. WWC Mojokerto menghimbau kepada masyarakat atau korban bahwa kasus kekerasan seksual tidak perlu malu dan takut melaporkan kepada pihak berwajib dan pemerintah daerah bisa memfasilitasi dan edukasi masyarakat.
“Yakni tentang pentingnya perlindungan kepada anak. Mengutip dari Simfoni PPA, tahun 2020 jumlah korban kekerasan yang melapor sebanyak 20.501 dengan 56,5 persen korbannya adalah anak-anak. Tahun 2021, jumlah korban kekerasan yang melapor 25.210 dengan 56,5 persen korbannya adalah anak-anak,” jelasnya.
Ada kenaikan sebesar 4.709 jumlah korban kekerasan yang melapor di tahun 2021 dibandingkan pada tahun 2020. Selain itu, berdasarkan tempat kejadiannya, kasus kekerasan paling banyak terjadi di lingkungan rumah tangga. Di Mojokerto tempat pendidikan agama menjadi sarana pelaku untuk melakukan kekerasan seksual.
Baca Juga: Kronologis dan Penjelasan Camat di Mojokerto Kenapa Larang Peserta TPP Nyanyikan Ya Lal Wathon
“Dalam UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dijelaskan bahwa negara harus menjamin kesejahteraan setiap warga negaranya, termasuk perlindungan terhadap anak. Anak memiliki hak yang disetujui oleh Majelis Umum PBB, setidaknya ada sembilan hak anak,” paparnya.
Yakni Hak Perlindungan, Hak Pendidikan, Hak Identitas, Hak untuk Mendapatkan Kesamaan, Hak Mendapatkan Pelayanan Kesehatan, Hak Rekreasi, Hak Bermain, Hak Memperoleh Makanan, dan Hak Kewarganegaraan. Namun pihaknya mengapresiasi pemerintah maupun aparat kepolisian yang sudah responsif terhadap kasus-kasus yang melibatkan anak.
“DP2TP2A Kabupaten Mojokerto maupun pihak kepolisian luar biasa mendukung kami, kami sangat bersyukur. Fenomena kekerasaan terhadap anak ibarat gunung es artinya banyak kasus yang belum tampak karena para korban takut untuk speak up. Bagi korban yang ingin melapor bisa menghubungi 0877-7200-3696,” tegasnya.
Berita Terkait
-
Nyore Spesial Hari Anak Nasional: Harapan dan cita-cita Generasi Penerus Bangsa
-
Nyore Spesial Hari Anak Nasional: Harapan dan cita-cita Generasi Penerus Bangsa
-
Pengawasan Jadi Kunci Turunkan Kasus Kekerasan pada Anak di Banyuwangi
-
Moeldoko: Hari Anak Nasional 2022 Momentum Perkuat Komitmen Generasi Emas 2045
-
Tepat di Hari Anak Nasional, Ridwan Kamil Unggahan Postingan Mengharukan Soal Eril dan Arkana
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh