SuaraJatim.id - Tragis nian nasib yang dialami Titik Purwaningsih (43) warga Desa Grudo, Kecamatan/ Kabupaten Ngawi, Jawa Timur ( Jatim ).
Pegawai Negeri Sipil (PNS) pemkab setempat itu tewas saat les renang untuk terapi kesehatan. Sebelu dinyatakan meninggal, Ia lebih dulu semaput saat berenang.
Diduga kuat Titik tewas gara-gara penyakit jantung yang dideritannya. Untuk kronologisnya, berawal saat Titik menjalani les berenang di sebuah kolam renang umum di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Margomulyo.
Dia berenang bersama lima orang peserta lain dan didampingi seorang pelatih. Usai melakukan gerakan pemanasan, Titik tidak sadarkan diri.
Kemudian, sang pelatih pun berinisiatif membawanya ke instalasi gawat darurat (IGD) RSUD dr Soeroto Ngawi. Namun, usai mendapatkan perawatan medis, nyawa Titik tidak tertolong.
Kapolsek Ngawi AKP Suyadi membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya yang mendapatkan laporan itu langsung menuju ke IGD RSUD dr Soeroto Ngawi untuk mengecek kondisi jenazah.
Kemudian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di salah satu kolam renang umum Jalan Teuku Umar kelurahan setempat.
“Memang benar ada peserta les renang. Almarhumah ini PNS, usia sekitar 43 tahun. Meninggal saat les renang. Diketahui baru pertama kali ikut les,” kata Suyadi, dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Minggu (24/7/2022).
Dari hasil pemeriksaan saksi dan olah TKP, pihaknya menduga meninggalnya Titik karena penyakit jantung yang kambuh saat les renang. Pun, dipastikan bukan karena tenggelam.
Baca Juga: Tengah Malam Sejoli Tewas Dilibas Truk di Jalan Raya Ngawi
“Hasil pemeriksaan kami korban memang memiliki riwayat penyakit jantung. Pingsan di kolam renang karena penyakit jantungnya kambuh. Saat mendapatkan perawatan di rumah sakit tidak tertolong,” lanjut Suyadi.
Pihak keluarga menerima kejadian itu sebagai musibah, jenazah pun diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.
Berita Terkait
-
Tengah Malam Sejoli Tewas Dilibas Truk di Jalan Raya Ngawi
-
Mengenal Manfaat Buat Plum, Mulai dari Turunkan Risiko Penyakit Jantung hingga Tingkatkan Kesehatan Tulang
-
Atap SDN Sidolaju 7 Ngawi Ambruk, Siswa Belajar di Musala
-
Sering Merasa Lelah, Ini Penyebab Detak Jantung Tidak Teratur
-
Atap Bangunan SD di Kabupaten Ngawi Ambrol
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
BRI Luncurkan Fitur Tebus Gadai di BRImo, Promo 10% Sampai Juni 2026
-
Pegang KTA Gatut Sunu Wibowo Tak Diakui Kader, Alasan Gerindra: Belum ikut Bimtek
-
Misteri Meledaknya Mesin Pengering di SPPG Ngawi: Saat Tombol 'Start' Mengubah Dapur Menjadi Petaka
-
Selamat Tinggal 'Zombi Digital': Sekolah di Jawa Timur Resmi Batasi Penggunaan Gadget
-
Cegah Dampak Negatif Digital, Pemprov Jatim Resmi Berlakukan Pembatasan Gadget di SMA/SMK/SLB