SuaraJatim.id - Musisi Ahmad Dhani sepertinya tidak kapok meskipun pernah berstatus caleg gagal setelah tidak lolos ke Senayan dalam Pileg 2019 lalu.
Pada Pemilu 2024 nanti, pentolan Grup Band Dewa 19 itu menyatakan bakal maju lagi sebagai calon legislatif DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) yang sama pada 2019 lalu, yakni Surabaya-Sidoarjo.
Ia bahkan sesumbar bakal menang dalam Pileg 2024 nanti sebab situasi dan kondisinya berbeda dibanding Pileg 2019 silam.
Saat ini Dhani berada di luar, sementara dulu Ia mendekam di penjara.
"Iya (saya akan nyaleg) dapil yang sama. Iya (dapil Surabaya, Jawa Timur)," kata Dhani dikutip dari Suara.com jejaring media suarajatim.id, Selasa (09/08/2022).
"Optimis. Karena saya di luar, yang 2019 kan saya di dalam (penjara), di dalam penjara, kali ini saya di luar penjara. Saya yakin menang," katanya menambahkan.
Dhani menemani partainya Gerindra mendaftar ke kantor KPU sebagai peserta pemilu nanti, Senin (08/08/2022). Di hari yang sama, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juga mendaftar ke KPU.
Diketahui, Ahmad Dhani datang dengan sang istrinya yang juga merupakan kader Gerindra yakni Mulan Jameela.
Dhani mengaku, kali ini sebagai calon anggota legislatif akan lolos ke parlemen Senayan. Menurutnya, ia sangat percaya diri 2024 bisa menang lantaran kini situasinya berbeda.
Lebih lanjut, meski maju sebagai caleg, dirinya akan tetap melaksanakan tur bersama Dewa 19. Menurutnya, ia bisa membagi waktu sebagai politisi dan musisi.
Baca Juga: Nyaleg Lagi, Ahmad Dhani Sesumbar Terpilih di Pemilu 2024: Saya Yakin Menang!
"Sekarang kan sudah, kan tur paling cuman tiga jam. Durasi ya kan cuman tiga jam," katanya.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengantarkan langsung dokumen pendaftaran Partai Gerindra sebagai peserta Pemilu 2024 ke kantor KPU RI, Jakarta Pusat.
Kedatangan Prabowo berbarengan dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang juga mengantarkan langsung dokumen pendaftaran PKB.
Prabowo mengatakan proses pendaftaran parpol yang dilakukan hari ini merupkan bagian dari melaksanakan tugas konstitusional.
Ia mengemukakan, Gerindra sebagai partai akan ikut serta dalam proses yang dianggap sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan negara, yakni pemilihan umum.
"Kita mengetahui bersama bahwa demokrasi adalah pilihan bangsa Indonesia, bentuk pemerintahan yang dikehendaki oleh rakyat kita adalah demokrasi, berdaulat rakyat," kata Prabowo di kantor KPU RI, Senin (8/8/2022).
Tag
Berita Terkait
-
Nyaleg Lagi, Ahmad Dhani Sesumbar Terpilih di Pemilu 2024: Saya Yakin Menang!
-
Ada Kenaikan, Inilah Rincian Honor PPK hingga KPPS untuk Pemilu 2024
-
Sorotan Kemarin Lomba Agustusan Bercosplay Gus Samsudin vs Pesulap Merah Sampai Update Penganiayaan Pelajar Surabaya
-
Ahmad Dhani Berencana Nyaleg Lagi di Pemilu 2024 di Dapil Surabaya
-
Nyaleg Lagi di 2024, Ahmad Dhani Mau Masuk Komisi III DPR
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Istri Pergi Beli Makan, Kakek di Ngawi Tewas Terjebak Kobaran Api di Rumah
-
Puluhan Pengendara di Tulungagung Terjaring Razia Pajak, Ada yang Langsung Bayar di Tempat
-
Maut di Lajur Lambat: Tragedi Honda City Hantam Truk Gandeng di Tol Jomo
-
Mahasiswa Unair Desak Pemerintah Jalankan 7 Tuntutan Ekonom
-
Perbankan Nasional Masih Mampu Jalankan Peran sebagai Penggerak Ekonomi dari Penyaluran Kredit