SuaraJatim.id - Salah satu pelaku penganiayaan 3 pelajar SMK Dr Soetomo Surabaya dibekuk. Ia berinisial AV (22), pemuda asal Kenjeran Surabaya.
Penganiayaan ini sebelumnya dilakukan di Jalan Pirngadi dan Jalan BKR (samping SMAN 9) beberapa waktu lalu. Tiga pelajar tersebut menerima penganiayaan dari alumni SMA 7 Surabaya.
Salah satu korban disundut rokok lehernya oleh pelaku. Nah, AV ini merupakan pelaku yang menyundut leher korban pakai rokok tadi.
Seperti dijelaskan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana, setelah melakukan serangkaian penyelidikan kepada 3 tersangka yang ditangkap terlebih dahulu, informasi kemudian berkembang.
Termasuk nama-nama lain yang kemudian segera diamankan oleh polisi. Nama AV ini muncul dari tersangka yang lebih dulu diamankan.
"Ketiga tersangka sebelumnya memberikan informasi siapa saja yang terlibat dan kronologinya, termasuk AV yang berperan menyulut rokok ke leher salah satu korban," ujar Mirzal dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Rabu (10/08/2022).
Mirzal menambahkan, AV ditangkap di sebuah tempat di Jalan Seledri, Kedung Cowek. Kepada petugas, AV telah mengakui perbuatannya.
Selain itu, Mirzal mengatakan jika pihaknya masih terus mendalami dan melakukan penyelidikan terhadap kasus yang menimpa ketiga pelajar SMK Dr. Soetomo ini.
"Kami akan terus update, untuk sekarang total 4 tersangka kami amankan," imbuh Mirzal.
Baca Juga: Pelaku Penyulut Rokok ke Leher Pelajar Surabaya Diringkus
Sebelumnya diberitakan Beritajatim.com, usai melakukan serangkaian penyelidikan, Unit Jatanras bersama dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Surabaya menetapkan 3 Alumni SMAN 7 Surabaya sebagai tersangka penganiayaan terhadap 3 siswa SMK Dr. Soetomo.
Dari informasi yang dihimpun beritajatim, ketiga alumni yang ditangkap merupakan lulusan 2022 dan berjenis kelamin laki-laki. Mereka adalah ARM (18) warga Tambaksari, EAF (18) warga Bubutan, dan DAK (18) warga asal Tambaksari.
"Iya sudah kami tangkap 3 orang dan sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Mirzal.
Berita Terkait
-
Pelaku Penyulut Rokok ke Leher Pelajar Surabaya Diringkus
-
Ini Dugaan Identitas Mayat Pria di Bundara Waru Surabaya
-
Lihat Sosok Tergeletak di Bundaran Waru Surabaya Dikerubuti Lalat, Ternyata Mayat
-
Ironis! Mogok Kerja Perjuangkan Hak, 5 Karyawan Perusahaan di Surabaya Ini Dipecat
-
Tuntutan Bonek Didengar, Jadwal Pertandingan Persebaya Ganti ke Sore
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Karhutla TNBTS Meluas, Kondisi Habitat Satwa Endemik Terancam
-
Penempatan Dana SAL Perkuat Kapasitas Kredit Produktif BRI
-
26 Ribu Pekerja Baru di Jawa Timur: Pengangguran Menyusut, Sektor Pertanian Jadi Penyelamat
-
92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?
-
Lolos ke Final Piala Presiden 2026, Bernardo Tavares Puji Mental Baja Pemain Persebaya