SuaraJatim.id - Pemandangan tak elok nampak di pinggiran Jalan Ahmad Yani Kabupaten Ngawi Jawa Timur ( Jatim ). Sampah plastik berserakan di ruas-ruas jalan tersebut.
Hal ini terjadi akibat ulah orang-orang tak bertanggungjawab dengan membuang sampah sembarangan pasca-menghadiri Ngawi Night Carnival 2022 semalam, Sabtu (20/08/2022) malam.
Berbagai jenis sampah plastik, mulai dari perlak plastik, botol minuman, gelas minuman plastik, bungkus makanan dibuang seenaknya dan berserakan di jalanan.
Para penonton tidak bertanggung jawab ini diduga malas dan bandel membuang sampah pada tempatnya dan ditinggalkan begitu saja. Pemandangan ini jelas tidak sedap dipandang dan meninggalkan kesan kumuh bagi masyarakat Ngawi.
"Sampah yang berserakan ini diduga dari penonton pawai peserta karnaval. Padahal sudah ada beberapa tempat sampah di sekitar sini. Atau dikumpulkan jadi satu begitu dulu kan bisa, ini ditinggal begitu saja," kata Suyati, warga Desa Beran dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Minggu (21/08/2022).
Sampah yang diduga ditinggalkan oleh penonton Ngawi Night Carnival di pinggir Jalan Ahmad Yani, Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (20/8/2022).
Dia kesal dengan ulah penonton yang sulit diajak menjaga kebersihan. Dia tak mengira jika penonton tak membuang sampah dan hanya meninggalkannya di pinggir jalan.
"Kami harap lain kali bisa lebih ditertibkan. Diberi imbauan untuk membuang sampah di tempatnya. Tempat sampahnya juga ditambah lagi agar mudah buang sampahnya," katanya.
Untuk diketahui, Pemkab Ngawi menggelar Ngawi Night Carnival 2022 melalui sejumlah ruas jalan, start dari Paseban hingga finish di Stadion Ketonggo Ngawi.
Baca Juga: Bus vs Truk di Ngawi, Balita dan Orangtuanya Terjepit Bodi Truk
Berita Terkait
-
Bus vs Truk di Ngawi, Balita dan Orangtuanya Terjepit Bodi Truk
-
Truk Tabrak Bus Sugeng Rahayu di Ngawi, Tiga Korban Terjepit
-
Kronologi Dua Truk Kecelakaan di Tol Solo-Ngawi, 2 Orang Tewas
-
Truk Ekspedisi Dilaporkan Hilang Ditemukan di Ngawi, Muatan 30 Ton Gula Lenyap
-
Warga Ngawi Evakuasi Kayu Diduga Sisa Perahu Kuno Era Kerajaan Powan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Gamelan Disita, Seniman Terusir: Pemkot Surabaya Segel Sekretariat DKS
-
Ironi di Balik Melesatnya Ekonomi Jatim: Sektor Pertanian Berjaya, Pengangguran Sarjana Tertinggi
-
Komplotan Pembalak Jati di Banyuwangi Digerebek, 5 Orang Kabur ke Dalam Rimba
-
Hardiknas, Gubernur Khofifah Luncurkan 40 Sekolah, Terima Rekor MURI & Hak Cipta Lagu "Jatim Cerdas"
-
Jalan Penghubung 3 Desa di Pacitan Bak "Jalur Neraka", Perbaikan Swadaya Tak Lagi Mempan