SuaraJatim.id - Aktivitas mendaki gunung kerap diidentikan dengan kegiatan di alam bebas yang tergolong sebagai bagian dari rekreatif. Tak jarang pendaku harus melalui medan sulit untuk mencapai puncak gunung. Selain dibutuhkan fisik yang mumpuni, diperlukan juga perbekalan yang cukup agar kondisi badan tetap terjaga.
Namun ada hal menarik terrekam dalam video yang diabadikan seorang pendaki Gunung Penanggungan di Mojokerto, Jawa Timur (Jatim). Saat berada di puncak gunung, sang pendaki merekam aktivitas seorang kakek-kakek yang menjajakan jajanan serta minuman.
"Kakek ini jualan pisang goreng.... Aqua Rp20 ribu, pocari Rp 15 ribu, tepat di puncak Gunung Penanggungan," ucap sang narator dalam video tersebut dalam tayangan yang dilihat Suara.com.
Terlihat seorang kakek-kakek membawa tiga tentengan tas plastik mengenakan jaket cokelat dan senter di kepalanya sedang membereskan dagangannya.
Selain itu, di sekelilingnya tampak para pendaki sedang menikmati alam dari ketinggian dengan tiupan angin yang cukup besar.
Berbagai tanggapan pun disampaikan warganet di kolom komentar akun Instagram tersebut.
Beberapa komentar mengapresiasi sang kakek yang rela berjualan dengan membawa beban berat menuju puncak di gunung berketinggian 1.653 meter di atas permukaan laut tersebut hingga mengatakan harga minuman kemasan yang dijual sang kakek termasuk wajar.
"Sangat wajar, dan memang di setiap gunung itu termasuk harga wajar. Daripada nahan haus, dan baru minum pas dibawa kan ya .. belum berat beban yang harus dibawa kakek. MasyaALLAH .. bersyukur, ada yang jualan sampai puncak. Karena biasanya di beberapa gunung, ada warung-warung tapi hanya di jalur track saja. Sehat selalu kakek, semakin dilancarkan rezekinya. Aamiin," tulis pemilik akun saw*********.
Sementara itu warganet lainnya mengemukakan, kondisi trak pendakian Gunung Penanggungan yang jarang ditemui sumber air.
Baca Juga: Kebakaran Hebat Landa Lereng Gunung Penanggungan di Mojokerto
"Buat yang tidak tahu, Penanggungan adalah gunung yang tidak ada sumber air. Meski rendah, namun mendannya cukup terjal dan tidak memiliki sumber air. Jadi murah banget ya air mineral 20.000. Ini air, kebutuhan fundamental tubuh manusia, tidak bisa tawar menawar..." tulis pemilik akun sing********.
Selain itu, warganet lainnya mendoakan agar rezeki sang kakek lancar.
"Super kakeknya, semoga murah rezeki ya kek," tulis akun mee********.
Untuk diketahui, Gunung Penanggungan termasuk berapi yang berbentuk kerucut. Berada di perbatasan dua kabupaten, Kabupaten Mojokerto di sisi barat gunung dan Kabupaten Pasuruan pada sisi timurnya.
Gunung Penanggungan berada dalam satu wilayah dengan Gunung Arjuno dan Gunung Welirang yang jauh lebih besar.
Meski kecil, gunung ini memiliki sisi kesejarahan karena dipenuhi banyak situs kepurbakalaan yang dibangun pada periode Hindu-Buddha dalam sejarah Indonesia. Jejak tersebut tersebar dari kaki gunung hingga puncaknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Pemprov Jatim Raih 2 Penghargaan Garuda AI Impact Summit
-
BRI Umumkan Buyback Saham di Tengah Gejolak Pasar, Fokus Tingkatkan Nilai Pemegang Saham
-
Apes! Niat Kencan Lewat Aplikasi OMI, Remaja Blitar Malah Masuk Jebakan Komplotan Pemeras
-
Tangis Pecah di Tepian Bengawan Solo, Santri Ngawi Hilang Ditelan Arus
-
BRI: Pertumbuhan DPK 11,40% Cerminkan Kepercayaan Publik yang Kuat