SuaraJatim.id - Nenek Kasiyem (60), penjual klanting di Kabupaten Jombang bisa dibilang berani betul. Ia melawan seorang jambret yang merampas kalungnya.
Namun apalah daya nenek Kasiyem melawan Supardi (42), si jambret. Kalung Kasiyem raib dirampas pelaku. Namun seenggaknya perlawanan Kasiyem berhasil membuat jambret juga rugi.
Teriakan dan perlawanan Kasiyem membuat Supardi panik turun dari motor dan kabur. Motor pelaku pun akhirnya tertinggal di lokasi.
Kasiyem kemudian melaporkan kasus itu ke kepolisian. Sampai akhirnya polisi berhasil membekuk pelaku Supardi yang ternyata merupakan residivis yang keluar penjara pada Februari dengan kasus serupa.
Untuk kronologisnya, Kapolsek Peterongan AKP Sujadi menjelaskan kalau peristiwa itu terjadi Minggu, (18/09/2022) sekira jam 06.00 WIB. Saat itu Kasiyem sedang berjualan klanting di depan rumahnya, Dusun Temulawak Desa Kebuntemu Kecamatan Peterongan.
Sejurus kemudian ada pembeli yang datang mengendarai sepeda motor Honda Supra S 4892 TG. Dia adalah Supardi, warga Dusun Banjaranyar, Desa Sumberagung. Supardi berpura-pura membeli klanting satu bungkus dengan posisi masih di atas sepeda motornya.
Nah, saat korban membungkus jajanan tradisional itu, tiba tiba pelaku menarik kalung emas yang dipakai Kasiyem hingga terputus. Korban pun dengan berteriak minta tolong sambil memegangi motor terlapor.
"Lalu terlapor kabur sambil menendang dan mendorong korban hingga terjatuh. Namun sepeda motor terlapor tertinggal. Setelah itu korban melaporkan kejadian tersebut berikut barang buktinya diserahkan ke Polsek Peterongan," kata Sujadi dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com.
Kemudian pada Senin tanggal 19 September 2022 pukul 03.30 WIB anggota Unit Reskrim Polsek Peterongan yang dipimpin Kanit Reskrim melakukan penangkapan tersangka.
Baca Juga: Berkas Jaksa Cabul Pelaku Sodomi Remaja di Jombang Dilimpahkan ke Kejari
"Selain itu kami juga menyita barang bukti berupa kalung emas hasil kejahatan dalam keadaan putus," katanya.
"Selanjutnya tersangka berikut barang buktinya dibawa ke Polsek Peterongan guna proses penyidikan lebih lanjut. Tersanga dijerat pasal 365 ayat 1 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan," ujarnya menambahkan.
Berita Terkait
-
Berkas Jaksa Cabul Pelaku Sodomi Remaja di Jombang Dilimpahkan ke Kejari
-
Kronologis Kecelakaan Iring-iringan Mobil Mentan di Tol Jombang Gara-gara Ulah Bus Ngebut
-
Mobil Mentan Syahrul Yasin Limpo Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jombang
-
Mobil yang Membawa Menteri Yasin Limpo dan Rombongan Mengalami Kecelakaan di Tol Jombang
-
Guru dan Kepala SMK di Jombang Diperiksa Polisi Terkait Intimidasi Jurnalis
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi
-
Dwi Bagus Jagal Sadis Madiun: Si Pintar Lulusan ITB Diburu Korporasi Asing dengan Gaji 9 Juta/Hari
-
Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api